Rabu, 07 Januari 2009

GRAND SEIKO Hi-Beat 36,000. Rare!

Salah seorang rekan di Yogya yang tahu kalau saya memang demen banget dengan seiko antik mengabarkan sesuatu yang membuat saya deg-degan: "Ada yang mau jual Seiko GS!".
Memang sejak mulai menggemari jam antik terutama seiko, Seiko GS adalah tujuan utama dan sampai kapanpun saya akan berusaha mendapatkannya. Dan pencarian saya berakhir hari Rabu lalu! Karena seiko ini adalah seiko termahal yang pernah saya beli maka saya tidak ingin keliru. Beberapa pertanyaan utama yang saya ajukan adalah: apakah di caseback ada emblem Seiko GS terbuat dari emas, apakah kenop ada tulisan GS dan apakah jarumnya seperti terbelah.
Begitu semua telah dikonfirmasi, dia kemudian mengirimkan jam ini dan saat tiba dengan tidak sabar saya buka paketnya dan yang nampak adalah gambar dibawah:.. Seiko GS Automatic cal.6146A.

Sekilas tentang Seiko GS:
Sebelum tahun 60-an, mayoritas orang percaya bahwa jam-jam buatan Swiss adalah jam dengan pembuatan yang sangat baik dan berkualitas tinggi dan jam buatan Jepang termasuk inferior. Seiko percaya bahwa mereka juga mampu membuat jam dengan kualitas yang sama baiknya dengan Swiss. Faktanya, Seiko sudah memproduksi 2 jenis jam yang juga berkualitas tinggi yaitu seri Crown dan Chronos .
Grand Seiko adalah hasil dari keyakinan mereka. Siapa yang bertugas membuatnya? Daini Seikosha dan Suwa (anak perusahaan Seiko yang memproduksi jam) mulai berdiskusi dibawah bimbingan induk perusahaan mereka: Seiko. Akhirnya disepakati bahwa Suwa akan memproduksi Grand Seiko (GS) pertama. Pada masa itu, sebagian besar jam pria diproduksi oleh Suwa dan jam perempuan diproduksi di pabrik Daini.

Berdasarkan review oleh Seiya, Movement GS cal.6146 ini merupakan salah satu the best GS automatic movement yang pernah dibuat oleh Seiko. Movement ini dikembangkan dari mesin automatic cal.61XX milik seiko5 yang telah dilakukan modifikasi dan uji kehandalan dan keakuratan. Dengan bph 36,000, jarum detik berjalan dengan sangat halus. Pada seri ini juga emblem di belakang bukan lagi bergambar singa tapi hanya tulisan Seiko GS.





Minggu, 04 Januari 2009

Orange Monster Challenge on Sunday Morning!

Setelah kemarin menggunakan SKX-A053 untuk berenang. Minggu pagi ini ganti OM saya ajak untuk berenang...dan beberapa matapun melirik ke jam saya saat saya berenang karena memang saya lihat tidak ada satupun orang yang berenang di tempat itu yang pakai jam tangan!.. :-))


Sabtu, 03 Januari 2009

Seiko Diver SKX A053

Pagi hari sehari setelah Tahun Baru saya ajak keluarga untuk wisata air di kolam renang dekat rumah, sekalian juga saya ingin ajak berenang salah satu koleksi Seiko Diver saya. Saya berani pakai jam ini karena jam ini saya beli dari baru dan kalaupun masih masuk air saya bisa klaim ke Seiko untuk minta ganti.. :-))
Alasan utama saya beli seiko ini (A053) adalah karena desain rantai Oyster-nya yang gagah suragah, beda banget dengan desain rantai model jubille seperti pada jenis seiko lain. Alasan kedua adalah karena desain inned indeks nya yang unik dengan 2 warna merah dan putih. Selebihnya biasa aja seperti seiko diver lain dengan mesin Cal.7S26.

Ini foto seiko saat berada di dalam air...dial tiba-tiba menghilang!.. :-) dan muncul lagi...!




Jumat, 02 Januari 2009

1st GTG in 2009! (Jan 2nd 2009)

Pada hari ini tangal 2 Januari 2009 sebagian kecil anggota komunitas penggemar jam antik melakukan kumpul-kumpul bareng (GTG-Get ToGether) di kediaman Pak Acil di daerah Kebayoran baru. GTG kali ini yang hadir ada 6 orang termasuk 1 orang newbie di dunia horology.

Seperti biasanya kalau melakukan GTG di kediaman sang sesepuh, kami selalu ditemani dengan kue khas jaan Belanda Pofertjes (pasti ejaannya salah..), dan sebagai jamuan utama adalah koleksi jam-jam antik dari anggota komunitas. Ada puluhan jam yang digelar siang itu dari mulai jam tahun 30-an (bahkan mungkin lebih tua) sampai tahun kemarin.

Salah seorang rekan (Pak Khrisna) membawa jam yang sangat jarang ditemui dan dari jam ini kita bisa tahu apa souvenir yang diterima oleh para penerbang AURI pada tahun 1953, yaitu PONTIAC Chronograph. Jam ini termasuk jam complicated dengan berbagai feature seperti Tanggal, Hari, Bulan dan fungsi chronograph. Fungsi tanggal menggunakan cara pointed berbentuk bulan sabit.

Pada caseback tertulis AURI 1953. Sayang saat itu kami tidak sempat membuka case back untuk melihat mekanisme chronograph apa yang digunakan oleh Pontiac ini. Jam ini di klaim sangat kolektibel saat ini karena nilai sejarah yang dimilikinya. Beruntunglah Pak Khrisna!..

Sebagian kecil koleksi yang menarik saya coba tampilkan disini karena mayoritas jam yang dibawa semuanya menarik! Seperti misalnya jam di bawah ini. 2 jam ini adalah 'bersaudara' yaitu Omega dan Tissot karena Tissot sebagai 'turunan' dari Omega untuk second tier-nya. Dari desain dialnya kedua jam ini diperkirakan merupakan produksi tahun 40-an. Diameter casing kecil sekitar 33-34mm dan desain dial dengan menggunakan arabic numbers seperti desain untuk jam-jam militer. Kondisi kedua jam ini masih orisinal dan pada dial sudah muncul bercak halus tanda aging. Si pemilik lebih memilih membiarkan jam ini apa adanya tanpa harus melakukan re-finish dial. Dan kami malah menganggapnya seksi!

Mungkin koleksi di bawah ini adalah salah satu jam termahal yang dibawa pada siang itu. Rolex Explorer II Orange hand. Ref numner 1655 merupakan generasi legenda dari versi sport Explorer. Harga-nya selalu naik signifikan dan semakin membuat kita melongo keheranan dengan harganya!

Omega dibawah adalah properti dari sang Tuan Rumah: Omega Constellation automatic Like New Condition! Semua yang lihat jam ini begitu takjub melihat kondisinya yang memang nyaris seperti baru!

Koleksi jam termahal lain yang ada pada siang itu adalah Rolex 'Red' Submariner koleksi sang tuan rumah juga. Luar biasa! aura wibawa dan klasik begitu kental pada Rolex Sub ini. Tipe ini merupakan salah satu tipe Sub termahal dari Rolex dan sangat kolektibel.

Salah satu rekan (Reza) saat ini memiliki preferensi unik dalam memilih koleksinya yaitu koleksi G-Shock. Banyak orang mengira bahwa G-Shock adalah jam ABG. Namun di luar negeri banyak sekali penggemar berat jam ini dan merupakan kolektor yang serius dan membentuk komunitas. Siang itu Reza hanya membawa sebagian kecil saja koleksi G-Shock dan Shuntoo-nya.

Gambar di bawah adalah jenis jam yang mengadung elemen Gold. Dari ki-ka: Eterna Chronometer Gold top, Omega Seamaster gold top Calendar Bumper, Omega Seamaster gold top bumper, Omega Connie Gold top, Omega sub second manual solid gold, Seiko KS Gold top dan Omega connie bumper gold top.

Jam 4 sore pertemuan berakhir dan masing-masing mulai mengemasi kembali koleksi jamnya. Sebelum berpisah kami sempatkan berfoto lagi. Dari ki-ka: Khrisna, Andi, Johanes, Arif, Marga (atas baju merah), Acil dan Reza.