Keunikan ketiga: PAM 237 tidak pernah muncul dalam buku katalog Panerai, bahkan pada tahun 2005 tipe ini juga tidak dicantumkan sebagai salah satu produksi mereka. Aneh kan? karena itu PAM 237 sering disebut dengan "THE GHOST" karena keberadaannya seolah 'tidak diakui' oleh Panerai sendiri. Karena kedua hal itu tadi, maka tipe ini sering disebut sebagai so rare Panerai dan banyak diburu untuk dikoleksi karena keunikannya dan jumlahnya yang sangat terbatas.
Selasa, 16 Februari 2010
PANERAI PAM 237 Luminor GMT "The Ghost", So rare item!
Senin, 15 Februari 2010
KING SEIKO Automatic Hi-Beat Cal.5621
King Seiko yang menggunakan automatic movt. Cal.56s ini merupakan King Seiko generasi modern. Cal.56s sendiri merupakan salah satu movement terakhir yang digunakan oleh King Seiko dan Cal.52s adalah movement pamungkas sebelum akhirnya Seiko menghentikan produksi King Seiko. Salah satu perbedaan pada "KS Modern" adalah tidak digunakannya lagi gold medallion yang sering terlihat pada case back dan desain caseback dibuat lebih sederhana. Salah satu alasan kenapa medallion itu tidak digunakan lagi adalah agar biaya produksi bisa lebih ditekan. Alasan lain, Seiko lebih menggencarkan promosi Grand Seiko sebagai top of the line Seiko pada saat itu. Kalau King Seiko masih terus diproduksi apalagi dengan tetap menggunakan gold medallion pada caseback (yang nyata serupa dengan GS), hal ini dikhawatirkan akan membingungkan pelanggan Seiko karena sepertinya ada 2 tipe Seiko yang berbeda dalam kategori yang sama (High-end). Ternyata tujuan untuk memposisikan GS sebagai produk unggulan diteruskan dan produksi KS akhirnya dihentikan. Pada tahun 2000, Seiko 'bernostalgia' dengan mengeluarkan KS edisi Millenium Historic yang diproduksi hanya 2000 buah saja untuk pasar domestik Jepang. Desain dibuat sama persis dengan KS cal.5625 dengan tanggal, namun edisi historic itu menggunakan movement Cal.4s.
Sabtu, 13 Februari 2010
ROLEX Ref.1601 Datejust Gilt Dial Ca.1960s
Menggunakan finishing Gilt dial yang merupakan 'teknologi' finishing dial pada era tahun 50-60an yang banyak diaplikasikan pada jam-jam pada masa itu. Gilt dial sendiri sebenarnya merupakan sebutan bagi sebuah dial yang di finishing dengan teknik penulisan menggunakan pewarna emas atau silver. Warna dial biasanya lebih berkilat karena mungkin campuran kimiawi-nya. Teknik lain yang digunakan pada masa itu adalah matte dial, dimana warna dial cenderung doff-tidak berkilat. 1601 pada koleksi ini menggunakan pewarna tulisan emas. Dan biasanya, entah kenapa penulisan diatas dial model ini huruf-hurufnya cenderung terlihat lebih gemuk atau tidak sehalus penulisan pada matte dial.
Semua kembali ke selera masing-masing, bisa saja yang saya sebut bagus, seksi dan menarik tapi bagi orang lain malah sebaliknya, bahkan istri saya waktu lihat Rolex yang paling kanan sempat bilang.."jam sudah karatan kok ya dibilang bagus...!"
Jumat, 12 Februari 2010
ROLEX Date Ref.1501 Black dial
Langganan:
Postingan (Atom)