Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fenomena Alam. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

Satelit Rusia Jatuh di Lautan Pasifik

Satelit luar angkasa Rusia, Phobos Grunt, sesuai perkiraan jatuh ke bumi pada hari Minggu. Phobos Grunt dikabarkan jatuh di Lautan Pasifik.

"Menurut informasi dari pengendali misi angkasa luar, pecahan Phobos Grunt jatuh di Lautan Pasifik sekitar pukul 17.45 GMT," kata juru bicara Badan Luar Angkasa Militer Rusia, Alexai Zolotukhin, seperti dikutip dari laman BBC.

Baca artikel sebelumnya: Awas, Satelit Rusia Jatuh Malam Ini

Satelit ini diperkirakan jatuh sekitar 1.000 km sebelah barat Cili. Sebelumnya, orbit terakhir satelit ini melintasi Jepang dan Kepulauan Solomon, serta sebelah timur Australia dan Selandia Baru.

Adapun, satelit berbobot lebih dari 13 ton ini diperkirakan akan hancur sebelum jatuh. Bobotnya yang tersisa pun diperkirakan hanya sekitar 200 kg.

Phobos-Grunt merupakan pesawat paling besar yang pernah dibuat Badan Luar Angkasa Rusia, Roscosmos. Misi pesawat ini adalah mendarat di Mars dan mengambil sejumlah sampel batuan dari planet itu untuk diteliti di laboratorium bumi.

Misi luar angkasa ini juga disertai satelit Mars pertama Cina, Yinghuo-1, yang membonceng peluncuran Phobos Grunt. Tapi keduanya dikabarkan hancur saat jatuh kembali ke bumi, setelah bergesekan dengan atmosfer.

Dengan misi luar angkasa ke Mars ini, Rusia seakan ikut 'berkompetisi' dengan Amerika Serikat dan Eropa. Tapi, kompetisi ini pun kemudian berubah menjadi kerja sama saat Rusia sepakat tergabung dalam misi ke Planet Merah itu pada 2016 dan 2018, dalam misi gabungan yang dinamakan ExoMars.

Minggu, 15 Januari 2012

Awas, Satelit Rusia Jatuh Malam Ini

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan satelit Rusia yang gagal meluncur ke Planet Mars, Phobos-Grunt, akan jatuh secara tak terkendali pada rentang waktu Minggu malam pukul 22.00 WIB hingga Senin (16/1) dini hari pukul 04.00 WIB.

"Dua jam sebelum jatuh baru akan diperoleh lintasan terakhirnya dan informasi prakiraan lokasi jatuhnya, yang itupun ketidakpastiannya mencapai ribuan km. Kalau ada pernyataan yang menyebut akan jatuh di Papua itu masih spekulatif," kata Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lapan, Prof Dr Thomas Djamaludin kepada ANTARA di Jakarta, Minggu sore (15/1).

Saat ini Phobos-Grunt masih berada pada ketinggian 140 km dari bumi, ujarnya. Kalau sudah di ketinggian 120 km, satelit itu akan memasuki atmosfer yang sudah semakin padat dan memungkinkan benda tersebut terbakar dan pecah.

Satelit dengan berat total 13,2 ton yang diluncurkan pada 9 November lalu dan direncanakan sampai di Mars pada 2014 itu setelah terbakar, lanjut dia, diperkirakan masih akan menyisakan pecahan seberat 500-600 kg yang sangat perlu diwaspadai.

Phobos-Grunt, urai pakar Astronomi-Astrofisika itu, saat ini jatuh tak terkendali dan bergerak hanya dikendalikan oleh gaya gravitasinya dengan beban terbesar berada di depan jalur orbitnya.

Sebelum Phobos-Grunt, sejumlah satelit yang jauh lebih berat, menurut dia, juga pernah jatuh ke bumi, misalnya Mir milik Rusia yang beratnya sekitar 135 ton pada tahun 2000-an, namun Mir jatuh secara terkendali dan dijatuhkan di lokasi yang aman diperairan Pasifik Selatan.

Selain itu Skylab milik AS seberat 77 ton pada tahun 1980-an juga pernah jatuh secara tak terkendali di suatu gurun di Australia.

Ada pula pecahan roket kecil milik China yang pada 2003 diperkirakan jatuh di Jazirah Arab, ternyata jatuh di Provinsi Bengkulu, Indonesia, dimana masyarakat melaporkan adanya ledakan dan getaran, demikian pula jatuhnya tabung roket di Gorontalo, di Lampung dan di Flores NTT pada 2007.

Jika sampai satelit Phobos-Grunt tersebut jatuh di pemukiman dan mencelakai penduduk, hukum internasional sudah mengatur bahwa pemiliknya (Rusia) harus bertanggung jawab dengan memberi ganti rugi, ujarnya.

"Namun diakui kemungkinan jatuh di wilayah berpenduduk sangat kecil, karena wilayah orbitnya di antara 51,4 derajat lintang utara sampai 51,4 derajat lintang selatan sebagian besar merupakan wilayah lautan, gurun, dan hutan," kata Djamal.

Sabtu, 14 Januari 2012

Bahaya di Balik Jatuhnya Satelit Rusia

Phobos-Ground, pesawat yang dirancang untuk menunjukkan kedigdayaan Rusia dalam penjelajahan angkasa luar, dalam misi menuju satelit Mars, justru berakhir tragis. Phobos gagal terbang saat diluncurkan 9 November lalu, dan bakal jatuh ke Bumi hanya dalam tempo beberapa hari mendatang.

Badan Angkasa Luar Rusia, Roscosmos memprediksi, pesawat tak berawak itu akan masuk ke orbit Bumi dan jatuh di Samudera Hindia dekat Madagaskar pada Minggu (15/1) atau Senin (16/1) depan. Kapan waktu persisnya pesawat itu akan mendarat ke Bumi, belum ditentukan.

Jatuhnya Phobos-Ground terjadi hanya dua setengah bulan sejak ia diluncurkan. Pesawat ini mengalami kesalahan teknis yang membuatnya terdampar di orbit sekitar Bumi, alih-alih menuju satelit Mars untuk mengumpulkan sampel tanah.

Para ahli mengatakan, satelit, dengan berat 14,6 ton adalah salah satu pesawat terbesar yang jatuh ke Bumi, namun, ia diperkirakan tidak memiliki potensi memicu musibah bagi manusia. Meski demikian, potensi bahaya ada pada 12 ton bahan bakar roket yang belum sempat dipakai dalam perjalanannya ke Phobos -- satelit Mars yang bentuknya mirip kentang penyok.

Namun, Roscosmos bersikukuh, bahan bakar akan terbakar seluruhnya, dan tak membahayakan mahluk Bumi. Roscosmos juga memperdiksi, hanya ada 20 sampai 30 fragmen satelit Phobos, dengan total berat 200 kilogram, yang lolos pembakaran atmosfer.

"Bahan bakar memang berpotensi menyebabkan bahaya mematikan jika kontak dengan manusia. Namun, saya belum pernah mendengar satu kasus pun di mana ada manusia teracuni bahan bahan bakar roket dari pesawat yang gagal atau terlantar sepanjang sejarah penerbangan luar angkasa," kata Igor Lissov, pengamat luar angkasa independen asal Moskow.

"Fakta obyektif yang akan terjadi, ia akan terbakar saat masuk kembali ke Bumi. Tak ada alasan untuk panik."

Namun, sejumlah ahli yakin, bahan bakar satelit itu membeku, oleh karena itu ia bisa selamat dari pembakaran atmosfer. Akibatnya, bisa berbahaya jika ia  bocor di daerah berpenduduk.

Kekhawatiran ini dijawab insinyur dari perusahaan NPO Lavochkin, Moskow, yang membangun pesawat itu. Dalam sebuah artikel, ia mengatakan tangki bahan bakar satelit dibuat dari campuran alumunium.

Itu berarti, bahan bakar akan mencair dan terbakar saat memasuki atmosfer bumi.

Sementara, Jonathan McDowell dari  Harvard-Smithsonian Centre for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts mengatakan, kemungkinannya tipis, bahwa bahan bakar roket yang beracun akan membahayakan manusia.

Misi Phobos-Ground yang berbiaya US$ 170 juta adalah usaha Rusia yang paling mahal dan paling ambisius sejak berakhirnya era  Uni Soviet.

Kamis, 05 Januari 2012

Apa? Kiamat 2012 Diundur??

Beragam bantahan dan penjelasan telah diberikan, namun memasuki tahun baru ini, masih saja ada orang yang bertanya: benarkah kiamat akan tiba pada 2012?

Isu kiamat 2012 dipicu berakhirnya kalender Bangsa Maya yang akan jatuh 21 Desember 2012. Di kalangan keturunan Maya pun ada yang mempercayainya. Mereka melakukan ritual menyambut "kiamat" dan menyiapkan peti mati yang diisi barang kenangan.

Namun, Leonzo Barreno, ahli Maya dari Saskatchewan, Kanada mengatakan, konsep 'kiamat' adalah interpretasi salah dari kalender hitung panjang (long count).

Dosen University of Regina itu menambahkan, tetua Bangsa Maya memberitahunya, 21 Desember tahun ini hanya bermakna sederhana, pergantian kalender baru.

Barreno, yang berimigrasi ke Kanada dari Guatemala 23 tahun lalu dilatih khusus oleh tetua Bangsa Maya untuk membaca kalender. "Ada dua sisi kisah yang berlawanan," kata dia. "Di satu sisi, kalender ini dihubungkan dengan datangnya kiamat. Lainnya, adalah versi dari suku Maya, yang jarang Anda jumpai di media, Sebab, mereka (wartawan) tak pernah mewawancarai kami, orang Maya."



Bahkan, dia menambahkan, orang Maya hanya terlihat lima detik dalam Film "2012" yang dibintangi John Cusack. Padahal film itu didasari apa yang diklaim sebagai prediksi Bangsa Maya.

"Saat saya tumbuh dewasa di kalangan Bangsa Maya, juga selama pelatihan, saya tak pernah mendengar kata "kiamat" dari para tetua dan pemimpin spiritual."

Bagi Bangsa Maya, Barreno menambahkan, 21 Desember 2012 adalah momentum kegembiraan, bukan sesuatu yang menakutkan. "Ini sesuatu yang klise," kata dia kepada CBC. "Ini pernah terjadi sebelumnya, menurut para tetua Maya, ini adalah kali kelimanya terjadi."



Untuk diketahui, prasasti Bangsa Maya di Tortuguero, Meksiko dianggap menyampaikan, Bolon Yokte -dewa yang berhubungan dengan perang dan dunia bawah akan turun pada 2012.

Namun, senada dengan Barreno, ahli Maya dari Jerman, mengatakan, persepsi 'kiamat' keliru. Ia yakin, 21 Desember 2011 hanya soal pergantian kalender yang berusia 5.125 tahun.

Apalagi, seperti yang diyakini Bangsa Maya, Bolon Yokte adalah figur yang terkait dengan perubahan. Banyak keturunan Maya yang juga menepis prediksi kiamat, dan menyebutnya sebagai 'ide Barat'.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Mahluk Purba di Zaman Kini [PICS]

Rantai evolusi seakan tak berlaku bagi sejumlah spesies. Penampakan mereka tetap sama, dalam kurun waktu berjuta-juta tahun. Mahluk-mahluk itu hidup di hutan, gurun, laut, dan bahkan di halaman rumah kita.

Sebagai 'fosil hidup', mereka memberi gambaran tentang dunia yang hilang. "Karena mereka melestarikan potongan kode genetik kuno, mahluk-mahluk itu harus menjadi prioritas konservasi," kata Piotr Naskrecki, fotografer yang mengabadikan gambar mereka.

Salah satu 'fosil hidup'.
Naskrecki yang juga seorang ahli biologi adalah penulis buku, 'Relics: Travels in Nature’s Time Machine' yang akan diterbitkan November 2011.

Buku tersebut adalah katalog, rekaman perjalanan Naskrecki, ke daerah-daerah, tempat di mana mahluk itu bisa mempertahankan akar genetisnya selama ribuan, bahkan jutaan tahun.

"Buku ini adalah proyek sampingan, dari ketertarikan saya dengan garis keturunan purba ini," kata dia. "Sebagai seorang ahli biologi konservasi, saya merasa mereka layak mendapatkan perhatian, sebagai 'kapsul' yang melestarikan keranekaragaman masa lalu."

Berikut foto-fotonya.

Wyoming Grig, belalang yang hidup di semak-semak dataran tinggi Wyoming ini merupakan salah satu serangga tertua yang berasal dari jaman Triassic, 250 juta tahun lalu. 

Wyoming Grig

Kecoak raksasa ini juga merupakan bagian keanekaragaman hayati hutan hujan Guyana. Makhluk ini dikenal mampu beradaptasi di segala kondisi lingkungan.

Kecoak raksasa

Heelwalkers ini hidup di tempat yang panas, kering, di sepanjang pantai barat Afrika. 

Heelwalkers

Belalang betina yang juga hidup di hutan Guyana dan memiliki nama latin Acanthops Soukana ini sedang menunggu mangsanya di sebuah ranting pohon. 

Acanthops Soukana

Ujung selatan benua Afrika ini memiliki daya tarik bagi para ahli biologi. Daerah seluas 35.000 mil persegi ini memiliki lebih dari 9.000 spesies tanaman. 


Phyllomedusa bicolor, katak daun raksasa ini merupakan bagian dari keanekaragaman hayati hutan hujan Guyana di Amerika Selatan. 

Phyllomedusa bicolor

Senin, 19 September 2011

10 Penemuan Terbaru SAINS 2010 yang Menggemparkan Dunia

Tahun 2010 menjadi ajang pembuktian dari kreatifitas para ilmuan dari berbagai bidang seperti kimia, astronomi, biologi, arkeologi, dan palaentologi yang telah berhasil menemukan fakta-fakta spektakuler dalam sains. Fakta apa sajakah itu?

Berikut 10 penemuan terheboh sepanjang 2010 yang dipublikasikan oleh Majalah Times di Amerika. Sebagai warga Indonesia, sepertinya kita harus ikut bangga karena salah satu penemuan teresbut adalah hasil karya anak bangsa…

1. Dinosaurus Bertanduk

Dinosaurus Bertanduk

Fosil
Bulan September tahun ini, para ilmuwan resmi menamai satu golongan baru dinosaurus yang disebut Kosmoceratops. Berat badan golongan dinosaurus tersebut mencapai 2500 kilogram (2.5 ton). Uniknya, terdapat 15 buah tanduk di kepalanya. Kosmoceratops sebenarnya telah ditemukan pada tahun 2007, namun para ilmuwan baru bisa mengidentifikasinya tahun ini. Golongan dinosaurus itu diduga hidup 76 juta tahun yang lalu di wilayah yang kini dikenal dengan nama Utah, Amerika Serikat.

2. Muons dan Material Pembentukan Alam Semesta

Muons dan Material Pembentukan Alam Semesta
Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semesta. Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori. Hingga tahun ini, percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons. Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.

3. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara

Bulan Lebih Basah daripada Sahara
Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan, tepatnya di wilayah kutub selatan bulan. Jumlah air di permukaan bulan yang ditemukan dalam riset tersebut sangat mengejutkan, lebih dari 50% dari yang diharapkan. Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Akhirnya para astronom tidak perlu capek-capek lagi bawa air ke bulan untk sekedar buat bekal.

Sponsored Links:




4. Piramida Teotihuacan di Meksiko

Piramida Teotihuacan di Meksiko
Para arkeolog yang meneliti Pyramid Mexico Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.

5. Gen Penyebab Penuaan

Gen Penyebab Penuaan
Mengapa orang-orang tertentu tampak cepat tua? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom. Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.

6. Planet Ekstra Surya

Planet Ekstra Surya
Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti. Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180. Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu pnas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari.

7. Penemuan Metamaterial

Penemuan Metamaterial
Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa “mengaduk” aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

8. Penemuan Australopithecus sediba


Penemuan Australopithecus sediba
Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu. Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapIens atau manusia modern. Penemuan spesies ini, menurut para ilmuwan, bisa melengkapi data evolusi manusia.


Sponsored Links:





9. Unsur Kimia Baru Bernama Ununseptium

Unsur Kimia Baru Bernama Ununseptium
Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan “island of stability”, dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.
Unsur dengan nomor atom 117 ini dibuat dengan cara memborbardir 249Bk dengan ion kalsium dalam siklotron JINR U4000 selama 150 hari yang terdapat di Dubna. Keseluruhan proses yang memakan waktu tidak lebih dari 320 hari yang merupakan waktu paruh unsur Bk (150 hari dalam siklotron+analisis data+review oleh tim peneliti) ini akhirnya berhasil menghasilkan 6 atom Ununseptium. Masing-masing dari keenam atom tersebut kemudian meluruh dengan memancarkan partikel alfa menjadi unsur bernomor atom 115 kemudian 113 sampai intinya terbelah menjadi dua atom yang lebih stabil.

10. Rahasia Kucing Menyeruput Susu

Rahasia Kucing Menyeruput Susu
Para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Virgiania Tech dan Princeton University menemukan rahasia cara kucing menyeruput susu. Mereka menemukan bahwa ketika kucing akan minum, lidahnya menjulur terlebih dahulu mebentuk huruf J. Jadi si kucing tak perlu mencelupkan keseluruhan lidahnya ke dalam air. Bentuk huruf J memungkinkan terbentuknya lajur susu di antara lidah yang bergerak dengan permukaan cairan. Ketika kucing menutup mulut, susu pun bisa diminum tanpa mengakibatkan dagu menjadi basah.

(kaskus.us)

Kamis, 30 Juni 2011

Fenomena misterius di langit Xian - UFO, Naga atau sesuatu yang lain?

Pada tanggal 1 September 2010, sesuatu yang menarik terjadi di langit kota Xian, Cina.

Pada tanggal itu, cahaya-cahaya putih misterius terlihat bergerak menari-nari di langit Xian yang gelap. Awan gelap yang menggantung pada saat itu menambah kadar kemisteriusannya.

Fenomena yang luar biasa ini disaksikan oleh ratusan orang dan diberitakan oleh media-media setempat.

Sebagian orang beranggapan kalau cahaya itu adalah armada UFO yang sedang berkeliaran di balik awan. Sebagian lain beranggapan kalau seekor naga mistik sedang terbang di balik awan kota Xian.

Bagi saya sendiri, ketika menyaksikannya, saya segera teringat dengan sebuah adegan di film-film horor dimana roh-roh jahat terlihat melayang-layang di angkasa.

Mungkin kalian punya pendapat yang berbeda.

Peristiwanya terjadi pada tanggal 1 September 2010 sekitar pukul 21:10 di barat daya kota Xian.

Deskripsi pada video youtube yang dikuti dari harian China Daily menyebutkan:

Di langit yang berawan, tiba-tiba muncul sekitar 8 atau 9 bulatan bercahaya yang kemudian membentuk tiga kelompok. Masing-masing kelompok bergerak membentuk lingkaran. Lima menit kemudian, bulatan-bulatan tersebut memecah dan membentuk dua kelompok. Masing-masing kelompok membentuk sebuah garis yang memotong kelompok lain hingga akhirnya membentuk huruf X di langit malam.

Beberapa detik kemudian, sebagian besar bulatan terlihat semakin terang. Lalu, bulatan-bulatan itu kembali memisahkan diri dan kembali membentuk pola seperti tadi.

Banyak penduduk Xian menyaksikan peristiwa tersebut yang terjadi tepat di atas ruas jalan yang cukup ramai.

Salah seorang saksi bernama Mr.Jiang berkata: "Objek-objek itu tetap berkumpul dan terus bergerak. Ketika berpisah, mereka terbang paling jauh berjarak 100 meter satu dengan yang lainnya."

Saksi lain bernama Ms.Chan yang ikut menyaksikannya berkata: "Objek-objek tersebut berbentuk seperti naga dan banyak terekam oleh ponsel."

Berikut rekaman fenomena tersebut yang diambil dari pemberitaan salah satu stasiun televisi:



Mungkin kita segera menyimpulkannya sebagai Hoax. Tetapi, ada rekaman lain yang memperlihatkan fenomena tersebut dengan lebih jelas:



Untuk melihat signifikansi fenomena ini, kalian harus memutar rekaman tersebut. Namun bagi kalian yang tidak bisa memutarnya, ini screen shot dari rekaman pertama:




Dan ini screen shot dari rekaman kedua.




Jadi, fenomena apa yang sedang terjadi sebenarnya?

Awan tidak bergerak seperti itu dan secepat itu.

UFO?

Naga?

Roh-roh jahat di udara?

Atau sesuatu yang lainnya?

Lampu sorotkah?

Jika kita melihat bagaimana cahaya itu menari-nari di langit, kita memang melihat kemiripannya dengan refleksi cahaya lampu sorot.


Jika sebuah lampu sorot ditembakkan ke langit dan membentur awan, ia akan membentuk bulatan bercahaya seperti foto di bawah ini.


Namun masalahnya adalah, pada kasus Xian kita tidak bisa melihat jalur cahaya vertikalnya sehingga penjelasan lampu sorot menjadi tidak mungkin. Lagipula agak aneh kalau kita beranggapan warga Xian tidak bisa mengenali cahaya lampu sorot ketika melihatnya.

Ada lagi yang beranggapan kalau cahaya tersebut mungkin berasal dari layang-layang berlampu atau helikopter. Namun cahaya pada rekaman tersebut terlihat seperti berasal dari balik awan dan rasanya mustahil ada layang-layang atau helikopter yang terbang melebihi ketinggian awan.

Yang lain lagi percaya kalau cahaya-cahaya tersebut adalah refleksi lampu mobil pada awan rendah. Ini pun terdengar cukup mustahil. Bagaimanapun rendahnya segumpal awan, sepertinya masih terlalu tinggi untuk bisa merefleksikan cahaya-cahaya dari bumi.

Jadi, darimanakah cahaya-cahaya misterius itu berasal?

Atau apakah identitas cahaya-cahaya itu sebenarnya?

Bagaimana pendapat kalian?

Rabu, 16 Maret 2011

Dimanakah Pulau Misterius Itu Berada??

Mendengar pulau misterius bagi kita mungkin hanya mendengarnya dalam sebuah dongen atau pun cerita rakyat. Namun siapa sangka, ternyata di bumi ini memang benar-benar menyimpan sejuta misteri, termasuk juga Pulau Misterius. Namun, dimanakah letaknya sebenarnyaa??

Banyak yang menduga, ketika Jules Verne menulis tentang "Mysterius Island", yang dimaksud adalah Pulau Madeira. Bisa jadi benar adanya, coba lihat foto foto berikut ini.










Senin, 14 Maret 2011

Benarkah Gempa Jepang Perpendek Hitungan Hari??

Gempa dengan kekuatan 9,0 Skala Richter yang melanda Jepang, Jumat lalu mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Selain tsunami yang ditimbulkan setelah gempa, bumi juga mengalami efek akibat bencana alam ini.

Ahli geofisika NASA, Richard Gross mengeluarkan data baru mengenai penghitungan waktu di bumi setelah gempa. Menurut dia, bumi tidak lagi berputar selama 24 jam atau 86.400 detik. Setelah gempa terjadi di Sendai, rotasi bumi telah berkurang sebanyak 1,6 mikrodetik.

"Dengan mengubah distribusi massa bumi, gempa di Jepang telah menyebabkan bumi berputar lebih cepat. Hari menjadi lebih pendek 1.8 mikrodetik," kata Gross, seperti dikutipSPACE.com.

Selain waktu yang berkurang, ini juga berarti putaran bumi semakin cepat, bertambah 1.064 kilometer per jam.

Gempa bumi dengan kuatan dasyat bukan kali ini saja telah mengubah waktu di bumi. Gempa 8,8 SR di Chile yang terjadi tahun lalu telah mempercepat rotasi planet dan mempersingkat hari sekitar 1,26 mikrodetik. Kemudian gempa yang terjadi di kawasan Sumatera dengan kekuatan 9,1 SR pada 2004, telah mempersingkat hari sekitar 6,8 mikrodetik.

Gempa yang terjadi di Jepang kali ini merupakan gempa terbesar kelima di dunia yang terjadi sejak 1900. Bencana alam ini melanda lepas pantai sekitar 231 mil (373 kilometer) timur laut Tokyo dan 80 mil (130 km) timur kota Sendai.

Gempa menciptakan tsunami dahsyat yang telah menghancurkan wilayah pesisir timur laut Jepang. Sedikitnya 20 gempa susulan terjadi dengan kekuatan 6,0 atau lebih setelah gempa utama.

(vivanews.com)

Para Ahli: Tsunami Jepang Kuak keberadaan Kota Atlantis

Atlantis, Atalantis, atau Atlantika (bahasa Yunani: Ἀτλαντὶς νῆσος, "pulau Atlas") adalah pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias. Dalam catatannya, Plato menulis bahwa Atlantis terhampar "di seberang pilar-pilar Herkules", dan memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon, atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam". alasan cerita Plato inilah para arkeolog dan ilmuan meyakini bahwa pernah ada peradaban maju menguasai ilmu teknologi tepatnya dipuluhan mendekati ratusan abad silam. lalu apa hubungannya dengan Tsunami Jepang? berikut penuturan para arkeolog yang dimuat di vivanews.


Jepang baru saja tertimpa musibah karena diguncang gempa 9 SR dan disusul tsunami dahsyat yang menyapu sejumlah wilayah di Negeri Sakura itu. Namun, tsunami tidak selamanya dikaitkan dengan bencana, setidaknya untuk tim peneliti dan pencari lokasi kota legendaris, Atlantis.

Sebuah tim asal Amerika Serikat mengaku menemukan titik ordinat yang tepat di mana kota hilang ini berada. Kota metropolis legendaris ini diduga tenggelam oleh kekuatan tsunami ratusan tahun lalu di Spanyol Selatan. "Ini adalah kekuatan tsunami," kata kepala tim peneliti Richard Freund seperti dikutip dari huffingtonpost.com.
"Sangat sulit dimengerti bahwa tsunami bisa menyapu 60 mil daratan," kata Freund yang berasal dari University of Hartford, Connecticut. Dia adalah profesor yang memimpin tim internasional untuk mencari lokasi tepat kota Atlantis.

Untuk memecahkan misteri ratusan tahun ini, tim menggunakan foto satelit dari kota tenggelam dan menduga lokasinya di Cadiz, Spanyol. Di rawa luas bernama Dona Ana Park, tim percaya mereka menemukan wilayah kuno Atlantis.

Sebuah tim yang terdiri dari arkeolog dan ahli geologi pada 2009 dan 2010 menggunakan sejumlah piranti, mulai dari radar bawah tanah, peta digital, dan teknologi bawah tanah untuk menyurvei situs tersebut.

Penemuan Freund ini memperkuat dugaan gambar yang dibuat para pengungsi kota tersebut setelah tsunami menghantam. Warga Atlantis yang berhasil selamat diduga masuk ke pedalaman dan membangun kota baru. Temuan tim ini akan dikupas dalam edisi khusus National Geographic terbaru, "Finding Atlantis."

Meskipun sulit memastikan Spanyol sebagai tempat 'kuburan' kota Atlantis, namun, Freud yakin simpul pencarian kota-kota peringatan membuat dia yakin bahwa rawa lumpur di pantai selatan Spanyol itu lah tempat situs kota hilang.

"Kami menemukan sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya," kata dia. Menurut Freud, sesuatu ini lah yang makin menguatkan tingkat kredibilitas, khususnya bagi arkeologi mengenai situs tersebut. "Sehingga menjadi lebih masuk akal."

Keberadaan kota metropolis Atlantis muncul setelah filsuf Yunani Plato menulisnya 2600 tahun yang lalu. Dia menggambarkan kota ini sebagai 'sebuah pulau di depan selat yang disebut Pilar Hercules' sebagai selat Gibraltar yang terkenal di zaman kuno. Menggunakan perhitungan peta Plato ini, pencari situs Atlantis selama ini fokus di wilayah Mediterania dan Atlantik.

Freud menambahkan catatan mengenai tsunami sudah didokumentasikan selama berabad-abad. Salah satu gelombang pasang terbesar menghantam Lisbon pada November 1755.

Terlepas di mana lokasi tepat situs ini, hal paling fundamental -apakah Atlantis itu ada atau tidak- pun masih jadi perdebatan panjang selama ribuan tahun. Dialog Plato dari tahun 360 SM menjadi satu-satunya sumber sejarah soal kota ini. Plato mengatakan pulau ini disebut Atlantis, "Dalam satu hari satu malam, menghilang di kedalaman laut."

Para ahli mulai merencanakan penggalian di situs yang diduga Atlantis berada, Spanyo,l untuk mempelajari geologi dan temuan artefak termutakhir.



(aldamisite.blogspot.com)

Tanggapi Gempa di Jepang, Google Luncurkan Mesin Pencari Korban Bencana Alam

Kemarin (11/3), tepatnya pada pukul 14.45 waktu setempat, Jepang diguncang gempa 8.9 SR. Dimana gempa ini menyebabkan tsunami setinggi 4 meter dan banyak sekali korban berjatuhan. Akibatnya gedung-gedung yang ada di Tokyo dan sekitarnya bergerak tak menentu akibat goncangan gempa. Gempa tersebut mengguncang sekitar 400 KM dari Tokyo dengan kedalaman 20 mil.

Dengan cepat berita bencana alam ini menyebar ke internet, pihak Google langsung dengan sigap meluncurkan aplikasi Person Finder. Aplikasi ini bisa membantu untuk mencari dan menyelamatkan korban-korban gempa dan tsunami di Jepang.

Tersedia dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Jepang, aplikasi ini memungkinkan pengguna internet untuk mengirimkan rincian informasi detail mengenai keberadaan mereka. Mengetikkan nama seseorang pada aplikasi ini akan memberikan informasi yang diterima tentang orang yang Anda cari. Arus informasi mengenai korban bencana alam akan bisa ditampung oleh layanan Google ini.

Hanya dalam waktu 2 jam saja, lebih dari 2000 laporan telah masuk pada layanan pencari korban bencana alam ini, saat ini saja, angka pencarian dan informasi yang ditampung di dalamnya sudah mencapai 29.200 laporan (12/3).

Pihak Google juga menyediakan API untuk para developer yang ingin memasang aplikasi ini di website masing-masing. Selain itu layanan Google ini terhubung ke berbagai sumber informasi terkini. Termasuk di dalamnya peringatan mengenai tsunami dan beberapa bencana alam yang diperkirakan akan terjadi selanjutnya setelah gempa di Jepang ini.


Tidak hanya untuk Jepang saja, tapi pihak Google telah meluncurkan layanan serupa setelah gempa yang terjadi di Selandia Baru dan kini sudah ada setidaknya 11.500 laporan. Pihak Google pertama kali telah menawarkan layanan Person Finder ini sejak gempa yang terjadi di Haiti pada Januari 2010 tahun lalu.

(beritateknologi.com)

Minggu, 13 Maret 2011

Inilah 27 Tsunami Terdahsyat yang Mengguncang Dunia!

Tsunami, yang bermakna gelombang pelabuh an dalam bahasa Jepang, terjadi akibat deforma si dasar laut yang melahirkan gelombang tinggi. Biasanya setinggi 15-30 meter, seperti pada tsunami Aceh, tapi pernah mencapai 520 meter di Alaska pada 1958. Jepang boleh dibilang sebagai negri tsunami. Karena sebagian besar tsunami dahsyat terjadi di sana.

gelombang tsunami yang melanda jepang
Kemarin gelombang pasang Tsunami yang dipicu Gempa menyapu sepanjang pantai Iwanuma, Jepang utara, Jumat (11/3). Besarnya gempa 8,9 menghantam pantai timur Jepang Jumat, menyebabkan tsunami setinggi 4 meter, menyapu kapal, mobil, bangunan dan puing-puing ke daratan. Ada kilang minyak terbakar hebat, bahkan dikabarkan ada kebocoran radiasi nuklir di instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir, sehingga penduduk harus dievakuasi.
Berikut ini daftar gelombang Tsunami terdahsyat yang mengguncang dunia.

1. 426 SM: Teluk Maliakos, Yunani Timur
Inilah pertama kalinya orang menghubungkan tsunami dengan gempa yang terjadi sebelumnya.

2. 21 Juli 365: Alexandria, Mediterania Timur
Tsunami setinggi lebih dari 30 meter. Membunuh ribuan orang, kapal terhembalang ke daratan sejauh 3,2 kilometer.

3. 684: Hakuho, Jepang
Tsunami pertama yang tercatat di Jepang, setelah gempa 8,4 pada skala Richter.

4. 887: Ninna Nankai, Jepang
Tsunami melantakkan Kyoto. Pantai dan teluk Osaka rusak berat.

5. 1361: Shuhei Nankai, Jepang
Gempa 8,4 SR dan tsunami Nankaido menewaskan 660 orang, menghancurkan 1.700 rumah.

6. 1541: Nueva Cadiz, Venezuela
Kota Nueva Cádiz, yang berpenghuni 1.500 orang, disapu gempa dan tsunami.

7. 1605: Keich Nankaido, Jepang
Gempa 8,1 SR dan tsunami 30 meter menenggelamkan 5.000 orang.

8. 1700: Pulau Vancouver, Kanada
Gempa Cascadia, yang berkekuatan 9 MW, menyebabkan tsunami besar yang merambat ke Pasifik Barat Laut hingga ke Jepang.

9. 1707: Huei, Jepang
Gempa 8,4 SR memicu tsunami 25,7 meter yang menghantam Kochi Prefecture, menghancurkan 29 ribu rumah dan menewaskan lebih dari 50 ribu orang.

10. 1755: Lisabon, Portugal
Tsunami setinggi 15 meter menewaskan ratusan ribu orang. Dalam empat jam, gelombang tsunami sampai ke Cornwall, Inggris, sejauh 1.600 kilometer.

11. 1771: Kepulauan Yaeyama, Okinawa, Jepang
Tsunami setinggi 85 meter menenggelamkan belasan ribu orang.

12. 1792: Gunung Unzen, Kyushu, Jepang
Letusan gunung api menyebabkan tanah longsor, yang menimbulkan tsunami setinggi 100 meter (megatsunami kecil).

13. 1833: Sumatera, Indonesia
Gempa berkekuatan 8,8-9,2 SR mengakibatkan tsunami besar yang menyapu pesisir barat Sumatera.

14. 1854: Nankai, Tokai, dan Kyushu, Jepang
Gempa Ansei terdiri atas dua gempa 8,4 SR dan satu gempa 7,4 SR dalam tiga hari, yang menghasilkan gelombang setinggi 28 meter dan menewaskan 100 ribu orang.

15. 1868: Kepulauan Hawaii
Gempa 7,5 SR memicu longsor Gunung Mauna Loa, yang memicu tsunami setinggi 18 meter. Tsunami menyapu semua rumah dan manusia di pulau itu.

16. 1868: Arica, Cile
Gempa 8,5 SR di palung laut Peru-Cile melahirkan tsunami yang menerjang pelabuhan Arica dan Peru, menewaskan 70 ribu orang.

17. 1883: Krakatau, Selat Sunda, Indonesia
Muntahan magma Krakatau menyebabkan dasar laut runtuh dan menimbulkan tsunami hingga 40 meter di atas permukaan laut. Tsunami menerjang Samudra Hindia dan Pasifik hingga ke pantai barat Amerika dan Amerika Selatan.

18. 1896: Meiji Sanriku, Jepang
Tsunami mencapai 30 meter dan menewaskan 27 ribu orang.

19. 1923: Kanto, Jepang
Gempa besar Kanto meratakan Tokyo, Yokohama, dan sekitarnya, diikuti tsunami 12 meter.

20. 1958: Teluk Lituya, Alaska, Amerika
Gempa menyebabkan megatsunami setinggi 520 meter.

21. 1960: Valdivia, Cile
Gempa terbesar, 9,5 SR di lepas pantai Cile memicu tsunami paling dahsyat pada abad ke-20. Gelombang setinggi 25 meter menyebar ke Samudra Pasifik hingga pantai Sanriku, Jepang, 22 jam kemudian. Lebih dari 6.000 orang di seluruh dunia tewas.

22. 1964: Alaska, Amerika
Gempa 9,2 SR mengguncang Alaska, British Columbia, California, dan kota pantai di barat laut Pasifik serta menimbulkan tsunami lebih dari 30 meter.

23. 2004: Pantai barat Aceh, Samudra Hindia
Pada 26 Desember, gempa 9,1 SR menimbulkan tsunami besar yang menewaskan 166 ribu di Aceh dan 320 ribu orang dari delapan negara yang dilewati gelombang itu hingga ke Thailand, pantai timur India, Sri Lanka, bahkan pantai timur Afrika di Somalia, Kenya, dan Tanzania.

24. 2005: Nias, Indonesia
Gempa 8,7 SR di lepas pantai Nias menewaskan 1.300 orang.

25. 2006: Pangandaran, Indonesia
Gempa 7,7 SR mengguncang dasar Samudra Hindia, 200 km selatan Pangandaran, memicu gelombang tinggi hingga 6 meter di Pantai Cimerak. Sekitar 800 orang dilaporkan hilang.

26. 2007: Kepulauan Solomon
Gempa 8,1 SR dekat Kepulauan Solomon menimbulkan tsunami setinggi 5 meter, yang menyebar hingga ke Jepang, Selandia Baru, dan Hawaii.

27. 2011: Sendai, Jepang
Gempa kekuatan 8,9 SR di pesisir timur Honshu, Jepang, memicu tsunami setinggi 10 meter dan menyebar ke Samudra Pasifik.



Kapal terseret pusaranTsunami-Jepang - NHK

tsunami-hantam-jepang-bandara-mawut

tokyo dirusak gempa hebat dan gelombang tsunami

(masihangat.wordpress.com)