Kamis, 04 Oktober 2007

For Sale: EBEL Sportwave quartz (SOLD)

Salah satu koleksi sport dari Brand EBEL: Sportwave quartz. Bentuk seri sport Ebel lebih besar dari versi biasanya. Dengan ukuran 38mm membuat Ebel ini terlihat maskulin. Desain gelombang (wave) rantainya merupakan ciri khas Ebel. Bezel, index dan jarum berwarna senada emas. Jam ini masih dilengkapi dengan box original dan surat-surat.

SOLD

ENICAR Sherpa Super Dive

Salah satu jenis Enicar Sherpa yang semakin sulit untuk ditemui di pasaran: ENICAR Sherpa Super Dive! apalagi dengan kondisi yang utuh dan lengkap dengan segala orijinalitasannya: Kaca, crown, bracelet dan jarum-jarum. Karena rata-rata Super Dive yang saya lihat gambarnya di website luar sudah tidak dilengkapi dengan rantainya.

Enicar tipe ini memang sudah lama sekali saya cari dan kebetulan rekan sesama kolektor berbaik hati untuk me"lungsur"kan jam ini untuk saya rawat. Enicar Super Dive ini diproduksi di tahun 60-an. Dengan mesin automatic buatan ETA 25 jewels dan memiliki penunjuk tanggal berwarna merah. Diameter jam ini adalah 40mm, cukup besar untuk ukuran kebanyakan orang kita dan bukannya sekarang sedang model jam-jam berdiameter besar?

Keunikan lain dari jam ini adalah adanya rotating bezel yang terletak di dalam dan menumpuk dengan dialnya. Desain seperti ini banyak ditemui untuk jam-jam diver buatan tahun 60-an. Koleksi jam diver saya yang lain: Benrus Ultra deep juga memiliki inner rotating bezel. Tipe yang sama juga dikeluarkan oleh Longines, Universal dan lain-lain.

Bagi sebagian orang tentu merasa aneh, kenapa jam dengan penampilan tidak dalam kondisi sangat mulus ini sangat saya inginkan. Bagi saya bukan tingkat kemulusannya, namun otentik tidaknya jam ini. Itu yang penting! Dari pengamatan saya terhadap site-site diluar negeri yang menjual jam-jam vintage, kecenderungan jam-jam Enicar Sherpa meningkat value-nya. Di ebay harga yang ditawarkan sudah bisa mencapai US$600-800, bahkan sebuah website www.oredelmondo.it menjual sherpa super dive dalam keadaan mulus sekali seharga 1150 Euro. jadi kalau anda sekali waktu lihat Enicar sherpa tipe apa saja selama dia orisinal dan harga masuk akal, bisa dipertimbangkan untuk dibeli (tapi tanya istri dulu yaa..atau jangan mengganggu dana untuk pernikahan)

Selasa, 02 Oktober 2007

Genuine Leather Strap

Dalam meng-koleksi jam tangan, biasanya kita juga senang untuk memiliki beberapa cadangan leather strap (tali kulit). Dan biasanya kita beli saja tali-tali yang berharga puluhan ribu yang banyak kita temui di toko-toko jam di pasar Senen. Tapi kalau koleksi jam tangan anda termasuk semi High End atau malah High End, apakah anda juga "Tega" untuk mendandaninya dengan tali kulit murahan tersebut?Beberapa tali kulit yang baik (setahu saya) memang agak sulit dijumpai salah satunya seperti contoh diatas. Tali kulit diatas dari merek Morellato dan semuanya merek Morellato merupakan genuine leather. Contoh diatas adalah terbuat dari kulit kadal jawa yang berwarna merah kecoklatan (jangan bayangin kadalnya ya..). kulitnya halus dan terlihat sangat eksklusif.

Beberapa toko di Mal Kelapa Gading yang saya datangi sebagian besar sudah ogah mendatangkan tali-tali bagus ini dan rata-rata mereka bilang: "kemahalan pak, banyak orang yang kaget waktu kita bilang harganya". memang rata-rata harga tali kulit Morellato semuanya diatas 200 ribuan, untuk jenis-jenis tertentu yang sudah discontinued harganya di obral sampai 150 ribuan. namun saya pikir, kalau jam anda memang bagus dan mahal sudah selayaknyalah jam anda diberikan aksesoris yang bagus juga.

Seperti contoh dibawah, Rolex 1603 vintage saya pasangkan dengan Morellato chrocodile strap yang berwarna hitam.

History of ROLEX

ROLEX didirikan oleh seorang pemuda Jerman Hans Wilsdrof, yang menikahi gadis Inggris dan saudara iparnya Law William Davis pada tahun 1905. Wilsdrof adalah seorang perfeksionis yang mengembangkan standar pembuatan jam tangan dan dia berkeinginan kuat untuk dapat membuat jam yang lebih kecil dan lebih akurat daripada memproduksi jam-jam kantong yang besar. Aegler, sebuah perusahaan kecil di Bienne, Swiss setuju untuk mensuplai Wilsdrof dengan movement yang kecil sehingga cukup untuk dimasukkan dalam sebuah jam tangan. Nama Rolex dipilih karena pengucapan kata tersebut sangat mudah bahkan untuk bangsa manapun di dunia dan 5 huruf tersebut sangat pas apabila dicetak di dial sebuah jam tangan.

Tahun 1910, Rolex mengirimkan movement untuk pertama kalinya ke School of Horology di Swiss. Movement itu akhirnya memperoleh untuk pertama kalinya sertifikat chronometer di dunia.Movement tersebut berhasil memenuhi 2 riteria utama dalam uji chronometer yaitu: 1) tingkat akurasi dan 2) kehandalan. Pada masa itu, jam-jam yang diproduksi memiliki kelemahan di casingnya. Debu dan air dengan mudah dapat masuk melalui caseback dan kenop (crown). Atas dasar itulah akhirnya Wilsdrof berusaha untuk menciptakan sebuah syatem casing yang anti debu dan air. Temuan di akhir tahun 1926 ini akhirnya merubah total system produksi di dunia horologi.

Publikasi pertama kali casing Oyster ini dilakukan oleh Mercedes Gleitze seorang perenang wanita pertama Inggris yang berenang menyeberangi selat Inggris. Saat itu Mercedes menggunakan jam Rolex Oyster yang ditawarkan oleh Wilsdrof. Dan sebulan setelah bukti bahwa jam Rolex Wilsdrof memang kedap air, Wilsdorf kemudian membuat publikasi besar-besaran di koran-koran Inggris.

Terdapat masalah kecil dengan casing sistem oyster ini, kita harus unscrew (membuka) kenop terlebih dahulu sebelum memutarnya untuk mendapatkan tenaga untuk jam. Lama-kelamaan orang akan lupa untuk menguncinya kembali dengan kencang sehingga air dan debu yang sangat kecil bisa masuk kedalam casing dan merusak movement.

Jawaban terhadap masalah ini ditemukan pada tahun 1931 dengan ditemukan dan dipatenkannya mekanisme perpetual winding oleh Emile Borer, anak menantu dari keluarga Aegler dan merupakan head of R&D pada pabrik Rolex di Bienne. Sekarang seseorang tidak perlu lagi memutar kenop untuk mendapatkan tenaga karena tenaga akan tersimpan dengan sendirinya ketika seseorang itu bergerak. Kenop baru dibuka ketika hendak mencocokkan jarum jam saja.

Penemuan penting lain dari ROLEX adalah penambahan penunjuk tanggal di posisi angka 3. Hal ini diperkenalkan tahun 1945 dan model ini diberi nama The DATEJUST. Sampai saat ini setelah lebih dari 60 tahun model ini masih diproduksi dengan hanya sedikit variasi perubahan pada designnya dan merupakan design jam yang paling dikenal baik di dunia karena merupakan ciri khas ROLEX.