Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Mei 2012

Filosofy Open Source

Kebebasan & Kemerdekaan merupakan impian banyak orang di dunia. Hal ini juga terjadi di dunia komputer, di tahun 1960-an pada masa awal berkembangkan komputer menggunakan mini komputer seperti PDP-11, para pemrogram masih relatif mudah melihat source code dari software yang digunakan. 

Sayangnya dunia kapitalis yang sangat komersial cenderung untuk memproteksi source code dan memaksimalkan keuntungan dari penggunaan software yang di kembangkan. Contoh yang paling extrim yang kita lihat hari ini adalah Microsoft. Dan kenyataan yang sangat menyakitkan adalah bangsa Indonesia harus membayar US$30 juta ke Microsoft untuk membayar lisensinya.

Bayangkan bangsa Indonesia yang miskin ternyata harus mensubsidi kekayaan Bill Gates yang jelas-jelas manusia terkaya di Dunia. Padahal uang yang sama akan jauh lebih bermanfaat jika dapat kita gunakan untuk pendidikan anak bangsa ini. Sedih-nya lagi, jika anda membajak produk Microsoft, penjara, sweeping, pengadilan, denda belum lagi penyitaan komputer oleh aparat sudah menjadi konsekuensi yang harus di tanggung. Banyak kisah horor yang telah terjadi di WARNET-WARNET, di perkantoran sejak tahun 2005 karena tindakan aparat dalam memberantas pembajakan Microsoft. 

Tentunya kita hidup di dunia bukannya tidak ada pilihan. Perlawanan terhadap software proprietary seperti Microsoft telah berlangsung lama. Salah satu perlawanan awal yang dilakukan adalah GNU Operating System yang di umumkan pertama kali pada tanggal 27 September 1983 di newgroup pada forum net.unix-wizards oleh Richard Stallman. Pengembangan GNU Software mulai dilakukan pada 
tanggal 5 January 1984, Richard Stallman melakukan tindakan extrim dengan cara keluar dari pekerjaannya di Massachusetts Institute of Technology (MIT). 

Objektif GNU adalah membuat software dan sistem operasi yang bebas, Richard Stallman menginginkan agar pengguna komputer bebas, bebas mempelajri source code dari software yang mereka gunakan, bebas bertukar software dengan orang lain, bebas mengubah perilaku software, bebas mempublikasi modifikasi softwarenya. Philosohy ini di publikasi sebagai GNU Manifesto bulan Maret 1985. 

Di tahun 1985 itu juga Richard Stallman membentuk Free Software Foundation untuk mendukung pergerakannya. Philosophy dari pergerakan adalah untuk memberikan kebebasan bagi pengguna komputer dengan cara mengganti proprietary software seperti Microsoft dengan free software, dan pada pada akhirnya membebaskan semua yang ada di "cyberspace". 

Pada saat ini ada dua (2) tokoh utama dalam pergerakan software bebas, yaitu, Richard Stallman dan Linux Torvalds. Kedua-nya mempunyai perbedaan philosophy yang sangat tajam. Hal ini menyebabkan banyak berita dramatis antara mereka berdua. Walaupun demikian, hal ini tidak menghalangi Richard Stallman menggunakan Linus Torvalds Kernel juga sebaliknya Linus Torvalds menggunakan Richard Stallman GNU General Public License (GPL). 

Komentar Richard Stallman yang cukup extrim tentang Linus adalah "Memberikan Linus Torvalds award ke Free Software Foundation adalah seperti memberikan Hans Solo award ke Rebel Fleet.” Richard menganalogikan ke film StarWar.

Yang menarik dari Linus Torvalds adalah adanya Hukum Linus. Menurut Eric S. Raymond, salah seorang hacker nomor satu di dunia, hukum Linus berbunyi, "given enough eyeballs, all bugs are shallow". Atau dalam bahasa yang lebih formal "Given a large enough beta-tester and co-developer base, almost every problem will be characterized quickly and the fix will be obvious to someone." Hukum tersebut di formulasikan oleh Eric S. Raymond dalam tulisannya "The Cathedral and the Bazaar". 

Bagi anda yang tertarik untuk melirik lebih dalam lagi akan kisah perjuangan Free Open Source Software ada baiknya melihat film Revolution OS http://www.revolution-os.com. Revolution OS menceritakan cerita para hacker yang berjuang melawan software proprietary seperti Microsoft dengan mengembangkan GNU/Linux dan gerakan Open Source. 

Dalam film tersebut tercatat bahwa pada tanggal 1 Juni 2001, CEO Microsoft Steve Ballmer berkata, "Linux adalah kanker yang menempel pada hak atas kekayaan intelektual dari semua semua yang di sentuhnya" . Revolution OS menampilkan interview dengan Linus Torvalds, Richard Stallman, Bruce Perens, Eric Raymond, Brian Behlendorf, Michael Tiemann, Larry Augustin, Frank Hecker, dan Rob Malda. 

Kisah yang menarik di sampaikan oleh Eric S. Raymond. Suatu hari saya berpapasan dengan dia (Craig Mundie dari Microsoft) di elevator. Saya lihat badge-nya dan berkata, "ah, anda bekerja di Microsoft". Craig melirik kepada saya dan berkata, "Oh ya, dan apa yang anda lakukan?" Hmm saya lihat itu seperti melecehkan, seseorang dengan jas memandang rendah pada seorang hacker urkan. Oleh karenanya saya memandang tajam ke Craig dan berkata, "I am your worst nightmare!" 

Tentunya Indonesia tidak ketinggalan di bandingkan dengan mereka yang ada di luar negeri 
banyak yang dilakukan oleh bangsa ini di bidang Open Source Software. Kisah-kisah perjuangan Open Source Indonesia banyak tercatat dalam Sejarah Perjuangan Internet Indonesia yang dapat anda baca-baca di situs SpeedyWiki maupun WikiDetikINET, pada alamat http://opensource.telkomspeedy.com/wiki maupun http://wiki.detikinet.com.

Beberapa hal besar yang perlu di catat adalah,
  1. Pemerintah telah mencanagkan gerakan Indonesia Go Open Source (IGOS) . Terutama di motori oleh rekan-rekan di MENRISTEK. Bahkan Pak Kusmayanto Kadiman dengan sepenuh hati akan menegur staff-nya di lingkungan RISTEK yang tidak menggunakan Open Source.
  2. Di sisi komunitas bermunculan banyak pengguna Linux, seperti, Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI), KLAS, Kelompok Linux Cewek (Kluwek), YPLI, dan terakhir yang baru terbentuk adalah Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI).
  3. Aktifitas komunitas IT lebih banyak berpusat di berbagai di mailing list maupun forum diskusi, seperti, tanya-jawab@linux.or.id , asosiasi-warnet@yahoogroups.com maupun di http://opensource.telkomspeedy.com/forum/
  4. Sangat banyak sekali Web para aktifis Open Source Indonesia, seperti http://kambing.ui.edu, http://www.ubuntu-id.org, http://www.postfix.or.id maupun yang sifatnya lebih umum seperti http://opensource.telkomspeedy.com/, http://www.linux.or.id 
  5. Ada beberapa majalah Linux, salah satu yang cukup besar adalah Majalah InfoLinux http://www.infolinux.web.id .
  6. Salah satu kegiatan yang paling keren adalah memecahkan empat (4) rekor MURI pada tanggal 2 Agustus 2008 yang baru lalu. Mengerahkan sekitar 300-an siswa sekolah, dan satu orang siswa SMP kita berhasil menginstalasi secara masal Linux BlankOn di 288 laptop dan terakhir membuat 1500+ halaman Blog di BlogDetik.com dalam waktu 2 jam-an saja. Detail beritanya dapat di baca di detik.com maupun di Situs Sejarah Perjuangan Internet Indonesia.

Semoga kita dapat merdeka dari penjajahan kapitalis, seperti Microsoft.

Selasa, 13 Maret 2012

Instalasi GNURadio di Ubuntu

Development Tool yang dibutuhkan adalah g++, subversion, make, autoconf, automake, libtool, sdcc, guile, ccache

Kita perlu menginstalasi berbagai library yang dibutuhkan. Langkah yang dapat dilakukan adalah
    sudo apt-get update

Instal untuk Maverick (10.10)
sudo apt-get -y install libfontconfig1-dev libxrender-dev libpulse-dev swig g++ automake libtool python-dev libfftw3-dev \
libcppunit-dev libboost-all-dev libusb-dev fort77 sdcc sdcc-libraries \
libsdl1.2-dev python-wxgtk2.8 subversion git-core guile-1.8-dev \
libqt4-dev python-numpy ccache python-opengl libgsl0-dev \
python-cheetah python-lxml doxygen qt4-dev-tools \
libqwt5-qt4-dev libqwtplot3d-qt4-dev pyqt4-dev-tools \
libpcre3 libpcre3-dbg libpcre3-dev libpcrecpp0

Install secara manual SWIG
Download dari http://sourceforge.net/projects/swig/files/swig/
cp swig-2.0.1.tar.gz /usr/local/src/
cd /usr/local/src/
tar zxvf swig-2.0.1.tar.gz
cd /usr/local/src/swig-2.0.1/
./configure
make
make install

Install secara manul QWT
Download dari http://sourceforge.net/projects/qwt/files/
cp qwt-5.2.1.tar.bz2 /usr/local/src/
cd /usr/local/src/
tar jxvf qwt-5.2.1.tar.bz2
cd /usr/local/src/qwt-5.2.1/
qmake
make
make install

Install GNURadio
cp gnuradio-3.3.0.tar.gz /usr/local/src/
cd /usr/local/src/
tar zxvf gnuradio-3.3.0.tar.gz
cd /usr/local/src/gnuradio-3.3.0/
./configure
make
make check
make install

Untuk handling USRP, Ubuntu menggunakan udev untuk menanganihotplug devices, dan secara default tidak memberikan akses non-root ke USRP. Script berikut akan memberikan akses bagi user untuk menghandel USRP via USB baik secara live atau hot-plug.

sudo addgroup usrp
sudo usermod -G usrp -a <YOUR_USERNAME>
echo 'ACTION=="add", BUS=="usb", SYSFS{idVendor}=="fffe", SYSFS{idProduct}=="0002", GROUP:="usrp", MODE:="0660"' > tmpfile
sudo chown root.root tmpfile
sudo mv tmpfile /etc/udev/rules.d/10-usrp.rules

Pada titik ini, Ubuntu telah di konfigurasi untuk tahu apa yang harus di kerjakan jika medeteksi USRP di USB tapi "udev" perlu me-reload rules untuk memasukan rules yang baru kita buat. Langkah berikut dapat dilakukan sehingga kita tidak perlu me-reboot komputer.
sudo udevadm control --reload-rules

atau
sudo /etc/init.d/udev stop
sudo /etc/init.d/udev start

atau
sudo killall -HUP udevd

Kita dapat mencek jika USRP telah di kenali dengan mengamati /dev/bus/usb setelah USRP di pasang menggunakan perintah
ls -lR /dev/bus/usb | grep usrp

Harusnya akan keluar seperti
crw-rw---- 1 root usrp 189, 1 2010-12-09 17:38 002

Setiap USRP yang terpasang akan terdaftar pada group 'usrp' dan mode 'crw-rw----'.

Selanjutnya kita perlu memverifikasi apakah GNURadio dapat bekerja dengan USRP. Untuk tahapan ini kita perlu menyambungkan USRP ke komputer.

Cek kecepatan sambungan USB ke USRP
cd /usr/local/src/gnuradio-3.3.0/gnuradio-examples/python/usrp
./usrp_benchmark_usb.py

C++ interface ke USRP, memberikan estimasi throughput maksimum antara PC ke USRP
cd /usr/local/src/gnuradio-3.3.0/usrp/host/apps
./test_usrp_standard_tx
./test_usrp_standard_rx

Jika di butuhkan, kita dapat mengupgrade seluruh sistem. Tapi ini lumayan riskan.
    sudo apt-get -y upgrade

Sepuluh Alasan Kenapa Linux adalah Sistem Operasi Terbaik

  • Di dalam distribusi Linux terdapat software-software berharga jutaan rupiah yang gratis atau beberapa ribu rupiah untuk kemasan CDnya.
  • Sistem operasi yang lengkap yang :
  • Stabil-aplikasi yang crash tidak menyebabkan sistem operasi Down.
  • Reliable- Server Linux sudah biasa hidup dalam jangka waktu RATUSAN hari, dibanding Windows yang perlu diReboot secara berkala
  • Secara Ekstrim Sangat Bermanfaat
  • Dilengkapi dengan puluhan lingkungan pengembangan aplikasi, termasuk C, C++, Fortran, Ada, toolkit seperti Qtdan beberapa bahasa script semacam Perl, Python, Awk, dan sed. Kompiler C pada Windows harganya lebih dari 1000 Dolar Amerika
  • Fasilitas jaringan yang istimewa, memungkinkan untuk berbagi CPU
  • Lingkungan yang ideal untuk menjalankan server, seperti Web Server, FTP Server, Authentication Server dan sebagainya
  • Tersedia pula software komersial, jika kebutuhan tidak terpenuhi dengan software yang gratis.
  • Sistem operasi yang mudah untuk diupgrade
  • Mendukung banyak prosesor sebagai standar
  • Multi-Tasking yang nyata; memungkinkan untuk menjalankan lebih dari satu program pada waktu yang sama
  • Sistem GUI (window) yang disebut X yang istimewa, ekivalen dengan Windows namun sangat mudah untuk dikastemisasi.

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Sebagai suatu sistem operasi, Linux secara umum memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan daripada sistem operasilainnya. Berikut adalah kelebihan dari Linux :
  • Linux bisa didapatkan secara bebas tanpa perlu membayar lisensi. Anda juga bisa mengunduh kode sumber Linux jika ingin melihatnya tanpa ada batasan apapun.
  • Linux memiliki koleksi piranti lunak yang sangat lengkap untuk keperluan desktop, laptop dan server. Jika piranti lunak yang tersedia terasa kurang, Anda dapat menambahkannya dengan mudah melalui repository yang tersedia.
  • Linux sangat stabil karena jarang sekali crash maupun hang. Anda juga tidak perlu bahkan tidak pernah melakukan restart jikamelakukan konfigurasi sistem.
  • Linux lebih aman terhadap virus, karena selain jumlah virus di Linux sangat sedikit. Linux juga sangat ketat dalam hal pengelolaan keamanan.
  • Perbaikan kutu (bug) atau cacat yang terdapat di Linux sangat cepat, karena Linux dikembangkan secara komunitas dan setiap komunitas bisa memberikan masukan-masukan dan perbaikan untuk kutu atau cacat tersebut.
Apapun yang memiliki kelebihan pasti memiliki kekurangan, karena pada hakikatnya apa yang diciptakan oleh manusia tidak akan pernah sempurna. Berikut adalah berbagai kekurangan dari Linux:
  • Linux kurang memiliki dukungan dari produsen piranti keras dalam hal penyediaan piranti lunak pengendali (driver). Hampir semua piranti lunak pengendali yang saat ini ada di Linux merupakan hasil jerih payah komunitas, dan sebagian kecil murni dukungandari produsen piranti keras.
  • Linux masih kurang didukung oleh beberapa pembuat permainan. Kebanyakan pembuat permainan masih menggunakan sistem operasi Microsoft Windows sebagai platform mereka.

Sabtu, 03 Maret 2012

Utilitas Sistem Linux

Sistem linux mengandung banyak program-program user-mode: utilitas sistem dan utilitas user. Utilitas sistem termasuk semua program yang diperlukan untuk menginisialisasi sistem, seperti program untuk konfigurasi alat jaringan (network device) atau untuk load modul kernel. Program server yang berjalan secara kontinu juga termasuk sebagai utilitas sistem; program semacam ini mengatur permintaan user login, koneksi jaringan yang masuk, dan antrian printer.

Tidak semua utilitas standar melakukan fungsi administrasi sistem yang penting. Lingkungan pengguna UNIX mengandung utilitas standar dalam jumlah besar untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, seperti membuat daftar direktori, memindahkan dan menghapus file, atau menunjukkan isi dari sebuah file. Utilitas yang lebih kompleks dapat melakukan fungsi text-processing, seperti menyusun data tekstual atau melakukan pattern-searches pada input teks. Jika digabung, utilitas-utilitas tersebut membentuk toolset standar yang diharapkan oleh user pada sistem UNIX mana saja; walau pun tidak melakukan fungsi sistem operasi apa pun, utilitas tetap merupakan bagian penting dari sistem Linux dasar.

Linux Saat Ini

Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang, tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke Linux (dapat berjalan di Linux). Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia tentang Linux.

Linux di negara-negara berkembang mengalami kemajuan yang sangat pesat. Harga perangkat lunak (misalkan sebuah sistem operasi) bisa mencapai US $100 atau lebih. Di negara yang rata-rata penghasilan per tahun adalah US $200-300, US $100 sangatlah besar. Dengan adanya Linux, semua berubah. Karena Linux dapat digunakan pada komputer yang kuno, dia menjadi alternatif cocok bagi komputer beranggaran kecil. Di negara-negara Asia, Afrika, dan Amerika Latin, Linux adalah jalan keluar bagi penggemar komputer.

Pemanfaatan Linux juga sudah diterapkan pada supercomputer. Diberikan beberapa contoh:
  • The Tetragrid, sebuah mega computer dari Amerika yang dapat menghitung lebih dari 13 trilyun    kalkulasi per detik (13.6 TeraFLOPS). Tetragrid dapat dimanfaatkan untuk mencari solusi dari   masalah matematika kompleks dan simulasi, dari astronomi dan riset kanker hingga ramalan cuaca.
  • Evolocity, juga dari Amerika, dapat berjalan dengan kecepatan maksimum 9.2 TeraFLOPS(FLoating Operations Per Second), menjadikannya sebagai salah satu dari lima supercomputer tercepat di dunia.
Jika melihat ke depan, kemungkinan Linux akan menjadi sistem operasi yang paling dominan bukanlah
suatu hal yang mustahil. Karena semua kelebihan yang dimilikinya, setiap hari semakin banyak orang di dunia yang mulai berpaling ke Linux.

Lisensi Linux

Kernel Linux terdistribusi dibawah Lisensi Publik Umum GNU (GPL), dimana peraturannya disusun oleh Free Software Foundation. Linux bukanlah perangkat lunak domain publik (public domain): Public Domain berarti bahwa pengarang telah memberikan copyright terhadap perangkat lunak mereka, tetapi copyright terhadap kode Linux masih dipegang oleh pengarang-pengarang kode tersebut. Linux adalah perangkat lunak bebas, namun: bebas dalam arti bahwa siapa saja dapat mengkopi, modifikasi, memakainya dengan cara apa pun, dan memberikan kopi mereka kepada siapa pun tanpa larangan atau halangan.

Implikasi utama peraturan lisensi Linux adalah bahwa siapa saja yang menggunakan Linux, atau membuat modifikasi dari Linux, tidak boleh membuatnya menjadi hak milik sendiri. Jika sebuah perangkat lunak dirilis berdasarkan lisensi GPL, produk tersebut tidak boleh didistribusi hanya sebagai produk biner (binary-only). Perangkat lunak yang dirilis atau akan dirilis tersebut harus disediakan sumber kodenya bersamaan dengan distribusi binernya.

Sistem Linux

Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux, kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux, melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX. Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan proyek GNU dari Free Software Foundation.

Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation.
 
Sistem Linux secara keseluruhan diawasi oleh network tidak ketat yang terdiri dari para pengembang melalui internet, dengan grup kecil atau individu yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dari komponen- komponen khusus. Dokumen ’File System Hierarchy Standard’ juga dijaga oleh komunitas Linux untuk memelihara kompatibilitas keseluruh komponen sistem yang berbeda-beda. Aturan ini menentukan rancangan keseluruhan dari sistem berkas Linux yang standar.

Kernel Linux

Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret, 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix - kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix. Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat. Tanggal 14 Maret, 1994, versi yang merupakan tonggak sejarah Linux yaitu versi 1.0 keluar. Rilis ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan: 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional.

Dukungan buat modul kernel yang dynamically loadable dan unloadable juga diberikan. Satu tahun setelah dirilis versi 1.0, kernel 1.2 keluar. Kernel versi 1.2 mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih komplit dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 juga merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada. Akhirnya pada bulan Juni 1996, Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu: dukungan terhadap multiple architectures dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga performa sistem berkas dan memori virtual meningkat.

Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, writable memory mapped regions juga sudah didukung. Kernel 2.0 sudah memberikan performa TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk memakai remote Netware dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable, dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan standar.

Sejarah Linux

Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux. Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.

Pada awal perkembangannya, source code Linux disediakan secara bebas melalui Internet. Hasilnya, sejarah Linux merupakan kolaborasi banyak user dari seluruh dunia, semuanya dilakukan secara eksklusif melalui Internet. Dari kernel awal yang hanya mengimplementasikan subset kecil dari sistem UNIX, sistem Linux telah bertumbuh dimana sudah mampu memasukkan banyak fungsi UNIX. Kernel Linux perlu dibedakan dari sebuah sistem Linux: kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux sedangkan sistem Linux, yang diketahui saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek lain.

Tux : Logo Linux


Logo Linux adalah sebuah pinguin. Tidak sepert produk komersil sistem operasi lainnya, Linux tidak memiliki simbol yang terlihat hebat. Melainkan Tux, nama pinguin tersebut, memperlihatkan sikap santai dari gerakan Linux. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus (pencipta Linux) berlibur, ia pergi ke daerah selatan. Disanalah dia bertemu seekor pinguin yang pendek cerita menggigit jarinya. Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo Linux.

Tux adalah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa bahwa Linux sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu "(T)orvalds (U)ni(X) -- TUX!". Lengkaplah sudah logo dari Linux, yaitu seekor pinguin bernama Tux. Hingga sekarang logo Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.

Kamis, 01 Maret 2012

Perbandingan Antara Windows dan UNIX

Sistem berkas UNIX berbeda dengan sistem berkas Windows (DOS) karena sistem berkas UNIX lebih hebat dan mudah diatur daripada Windows (DOS). Penamaan dalam UNIX dan Windows berbeda. Karena sistem Windows ingin memudahkan pengguna maka sistem mereka mengubah nama menjadi nama yang lebih mudah bagi para pengguna. Contohnya adalah nama folder dalam adalah perubahan dari directory yang masih digunakan oleh UNIX. Penggunaan backslash(\) digunakan untuk memisahkan direktori-direktori dalam Windows, tetapi hal ini tidak ada dalam UNIX. Sistem UNIX menggunakan case sensitive, yang artinya nama suatu berkas yang sama jika dibaca, tetapi penulisan namanya berbeda dalam hal ada satu file yang menggunakan huruf kapital dalam penamaan dan satu tidak akan berbeda dalam UNIX. Contohnya ada berkas bernama berkasdaku.txt dan BerkasDaku.txt, jika dibaca nama berkasnya sama tetapi dalam UNIX ini merupakan dua berkas yang jauh berbeda. Jika berkas-berkas ini berada di sistem Windows, mereka menunjuk ke berkas yang sama yang berarti Windows tidak case sensitive.

Hal lain yang membedakan sistem berkas UNIX dengan Windows adalah UNIX tidak menggunakan drive letter seperti C:, D: dalam Windows. Tetapi semua partisi dan drive ekstra dimount di dalam sub-direktori di bawah direktori root. Jadi pengguna tidak harus bingung di drive letter mana suatu berkas berada sehingga seluruh sistem seperti satu sistem berkas yang berurutan dari direktori root menurun secara hierarki.

Sistem Berkas Pada UNIX

Ketika kita login ke UNIX, kita akan ditempatkan di direktorirootkita. Direktori root kita dikenal sebagai direktori home kita dan dispesifikasi denganenvironment variableyang dinamakan HOME. Environment variable ini menentukan karakteristik dari shellkita dan interaksi pengguna dengan shell tersebut. Environment variable yang umum adalah variabel PATH, yang mendefinisikan dimana shell akan mencari ketika perintah dari pengguna. Untuk melihat daftarenvironment variable, gunakan saja perintah printenv. Sedangkan untuk mengaturenvironment variable, gunakan setenv. Ada beberapa direktori yang umum terdapat dalam instalasi UNIX :
Direktori "/" (root)
Direktori ini terletak pada level teratas dari struktur direktori UNIX. Biasanya direktori root ini diberi tanda / atau slash. Direktori ini biasanya hanya terdiri dari direktori-direktori lainnya yang terletak pada level dibawah level direktori root. Berkas-berkas dapat disimpan pada direktori root tetapi usahakan tidak menyimpan berkas-berkas biasa sehingga direktori ini tetap terjaga keteraturannya.
Perubahan penamaan direktori-direktori yang ada pada direktorirootakan menyebabkan sebagian besar dari sistem menjadi tidak berguna. Karena sebagian besar dari direktori-direktori ini berisi fungsi-fungsi yang sifatnya kritikal yang dimana sistem operasi dan semua aplikasi memerlukan direktori-direktori ini dengan nama yang sudah diberikan pada awal instalasi. Tetapi kita bisa membuat direktori lain pada level ini. Direktorihomejuga bisa ditemukan pada level ini hasil pembuatan oleh administrator sistem.

Direktori "/bin"
Direktori ini berisi program-program yang esensial agar sistem operasi dapat bekerja dengan benar. Dalam direktori ini dapat ditemukan perintah-perintah navigasi, program-programshell, perintah pencarian dan lain-lainnya. bin adalah singkatan dari katabinary. Di UNIX, sebuah binary adalah berkas yang dapat dieksekusi. Sebagian besar dari perintah dalam UNIX merupakan binary, perintah-perintah tersebut merupakan program-program kecil yang dapat dieksekusi oleh pengguna. Ada beberapa perintah yang disebut perintahbuilt-indimana fungsi mereka dikendalikan oleh program shell sehingga mereka tidak beroperasi sebagai binary yang terpisah. Terkadang direktori bin terhubung ke direktori lain yang dinamakan /usr/bin. Direktori /usr/bin biasanya adalah lokasi sebenarnya dari binary-binary pengguna disimpan.Dalam hal ini, /bin adalah gerbang untuk mencapai /usr/bin.

Direktori "/dev"
Direktori ini berisi berkas-berkas alat atau alat I/O. Sistem UNIX menganggap semua hal sebagai berkas. Hal-hal seperti monitor, CD-ROM, printer dan lain-lainnya dianggap hanya sebagai berkas saja oleh sistem operasi. Jika UNIX memerlukan perangkat-perangkat tersebut maka UNIX akan mencarinya ke direktori dev.

Direktori "/etc"
Direktori yang dibaca et-see ini berisi beberapa konfigurasi berkas pengguna dan sistem, dan berkas yang ditunjuk sistem sebagai operasi normal seperti berkas kata sandi, pesan untuk hari ini, dan lain-lainnya.

Direktori "/lib"
Direktori ini berisi pustaka-pustaka (libraries) yang dibagi (shared). Pustaka ini adalah rutin perangkat lunak (software routines) yang digunakan lebih dari satu bagian dari sistem operasi. Ketika kita menginstalasi perangkat lunak yang baru maka ada pustaka-pustaka baru yang ditambahkan ke direktori lib. Jika pada waktu berusaha menjalankan aplikasi terdapat pesan error, hal ini diakibatkan ada pustaka yang hilang dari direktori lib. Aplikasi-aplikasi di UNIX biasanya memeriksa lib ketika menginstalasi untuk memeriksa apakah pustaka-pustaka yang diperlukan oleh aplikasi sudah tersedia atau belum. Jika sudah tersedia, UNIX biasanya tidak menimpa pustaka tersebut.

Direktori "/sbin"
Direktori ini berisibinary-binaryjuga seperti pada direktoribin.Tetapi,bedanya adalah binary-binary pada direktori ini berhubungan dengan fungsi-fungsi sistem administrasi pada sistem operasi UNIX.Binary-binaryini bukan yang biasa digunakan oleh pengguna tetapi digunakan agar komputer dapat beroperasi secara efisien.
Direktori "/usr"
Direktori ini terdiri dari banyak direktori seperti pada direktori root. Direktori ini berisi berkas-berkas yang dapat diakses oleh para pengguna biasa. Struktur dari direktori ini mirip dengan struktur direktori "/". Beberapa direktori yang terdapat dalam direktori ini berhubungan dengan direktori yang ada di direktori /.
Direktori "/var"
Direktori ini berisi data yang bermacam-macam (vary). Perubahan data dalam sistem yang aktif sangatlah cepat. Data-data seperti ini ada dalam waktu yang singkat. Karena sifatnya yang selalu berubah tidak memungkinkan disimpan dalam direktori seperti "/etc". Oleh karena itu, data-data seperti ini disimpan di direktori var.

Selasa, 28 Februari 2012

Manajemen Proses pada OS Linux

KONSEP PROSES DI LINUX
Setiap kali instruksi diberikan pada  Linux shell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses-id.  Proses ini disebut juga dengan terminology Unix sebagai sebuah Job.  Proses Id (PID) dimulai dari 0, yaitu proses INIT, kemudian  diikuti oleh proses berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).   Beberapa tipe proses :
 
Foreground
Proses yang diciptakan oleh pemakai  langsung pada terminal (interaktif, dialog)
Batch
Proses yang dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu). Prose Batch tidak diasosiasikan (b erinteraksi) dengan terminal.
Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaan tersebut.  Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisi “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU.  Umum nya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll

SINYAL
Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dari dan ke proses lainnya. Proses mengirim sinyal melalui instruksi “kill” dengan format
kill [-nomor sinyal] PID
Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang didefinisikan system Standar nomor sinyal yang terpenting adalah :


MENGIRIM SINYAL
Mengirim sinyal adalah satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan.  Berdasarkan  sinyal yang dikirim ini maka proses dapat bereaksi dan administrator/programmer dapat menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan instruksi
kill [-nomor sinyal] PID
Sebelum mengirim sinyal PID proses  yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.

LANGKAH – LANGKAH
1.  Masuk ke sistem operasi Linux.
2.  Login sebagai stD3XXYYY.
3.  Gunakan instruksi status proses :  ps.
4.  Gunakan instruksi untuk mengelola sinyal : kill, trap, nohup

PERCOBAAN
Percobaan 1 : Status Proses
Instruksi ps (process status) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor Identitas Proses, TTY adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi S (Sleeping) dan R (Running), COMMAND merupakan  instruksi yang digunakan. 
$ ps

Untuk melihat factor/elemen lainnya, g unakan option –u (user).  %CPU adalah presentasi CPU time yang digunakan  oleh proses tersebut, %MEM adalah presentasi system memori yang digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS (Real System Storage) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah kapan proses tersebut diaktifkan
$ ps -u

Mencari proses yang spesifik pemakai.  Proses diatas hanya terbatas pada proses milik pemakai, dimana pemakai teresbut melakukan login
$ ps –u stD3XXYYY

Mencari proses lainnya gunakan option a (all) dan au (all user)
$ ps –a
$ ps –au

Percobaan 2 : Sinyal
Membuat shell script dengan nama loop.sh
$ vi loop.sh
## Sebuah shell script : loop.sh
while [ 1 ]
do
 echo “.\c”
 sleep 10
done

Eksekusi file loop.sh sebagai background 
$ chmod +x loop.sh
$ ./loop.sh &

Melihat proses id
$ ps

Menghentikan proses.  Nomo r 15 (SIGTERM) merupakan default 
$ kill –15 [nomor PID] atau 
$ kill [nomor PID] 

Menghentikan proses secara mutlak 
$ kill –9  [nomor PID] 

Percobaan 3 : Mengelola sinyal
Membuat file prog.sh
$ vi prog.sh
#!/bin/sh
echo “Program berjalan …”
while :
do
 echo “X”
 sleep 20
done

Jalankan program tersebut.  Karena  program melakukan looping, maka stop dengan mengirim sinyal interrupt (^C)
$ chmod +x prog.sh
$ ./prog.sh

Jalankan program tersebut sebagai background.  Catat nomor PID proses, tekan Enter untuk ke foreground dan periksa melalui instruksi ps
$ ./prog.sh &
$ ps

Kirimkan sinyal terminasi sebagai berikut
$ kill [Nomor PID] 

Ubahlah program prog.sh dengan instruksi trap untuk menangkap sinyal yang dikirim
$ vi prog.sh
#!/bin/sh
trap “ “  1  2  3  15
echo “Program berjalan …”
while :
do
 echo “X”
 sleep 20
done

Jalankan program tersebut sebagai background.  Coba lakukan kill dengan nomor PID proses tersebut.
$ ./prog.sh &
$ kill [Nomor PID]   atau 
$ kill –1  [Nomor PID]  atau 
$ kill –2  [Nomor PID]  atau 
$ kill –15 [Nomor PID]
 
Perintah kill diatas tidak akan menghentikan proses karena dihalangi dengan perintah trap. Cobalah menggunakan Nomor sinyal 9
$ kill –9  [Nomor PID] 

Percobaan 4 : No Hangup
Adakalanya sebuah proses memerlukan waktu yang cukup lama, misalnya proses sortir, sehingga perlu dilakukan sebagai proses background.  Namun bila proses masih berlangsung dan kita melakukan logout, maka otomatis proses akan ikut berhenti, yang artinya proses sortir harus diulang kembali. Simulasi dari proses sort 
$ vi myjob.sh
#!/bin/sh
i=1
while :
do
  find / -print > berkas
  sort berkas –o hasil
  echo “Proses selesai pada ‘date’” >> proses.log
 sleep 60
done

Jalankan proses tersebut sebagai proses background
$ chmod +x myjob.sh
$ ./myjob.sh &
 
Kemudian logout dan login kembali.  Periksa sampai dimana job bekerja.
$ ps

Gunakan nohup (NoHangup) agar job te tap berjalan meskipun pemakai logout.  Catatan : fungsi ini tidak berjalan di non system V (Linux)
$ ./myjob.sh &
$ nohup myjob.sh

Kemudian logout dan login kembali.  Periksa apakah job masih bekerja.
$ ps

Jumat, 17 Februari 2012

Linux vs Windows

Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Artikel ini membahas perbedaan antara Windows dan Linux, masing-masing tentunya memiliki nilai plus minus, silakan dibandingkan sendiri.

User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan.
Di Linux, Anda bisa menemukan banyak macam user interface. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Sebagai misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox.
Atau jika Anda menyukai gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.
Dengan KDE, Anda masih bisa memilih untuk menggunakan gaya Windows XP ataupun Windows Vista. Pilihan dan variasinya sangat banyak di Linux, Anda bisa mengatur sesuai dengan favorit Anda.

Sekuriti dan Virus
Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering Anda temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
Karena terlalu banyaknya masalah keamanan di Windows, bukan tidak mengherankan jika kemudian justru muncul olokan untuk nama Windows Vista, yang dipanjangkan menjadi VIrus,  Spyware, Trojan dan Adware.
Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar.
Sekalipun tidak sepenting di Windows, Anda tetap bisa menemukan program-program anti virus di Linux, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start > Applications > FileTools > KlamAV.

Spyware
Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing.
Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.
Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel.

Instalasi dan Kelengkapan Program
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.
Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux didistribusikan  dengan banyak program didalamnya (itu sebabnya dikenal istilah distro – dari kata distribusi – Linux). Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.

Konfigurasi Sistem
Windows dikenal kemudahan dalam pemakaiannya, karena hampir semua hal bisa dilakukan dengan sistem point n’ click yang sudah berbasis grafis,
Di  Linux, Anda mungkin sering mendengar perlunya mempelajari perintah-perintah secara manual di command line. Sebagian berita ini benar, tetapi belakangan Linux sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga hampir semua hal juga bisa anda lakukan sama mudahnya seperti di Windows.
Dengan PCLINUX Control Center, konfigurasi sistem bisa Anda lakukan semudah point n click. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang sudah siap pakai. Sebagai contoh, browser Internet telah disertai dengan sejumlah plug-ins. Tidak perlu men-download dan menginstal plug-ins flash ataupun yang lainnya.

Hardware Support
Di Windows, biasanya Anda tidak pernah mendengar masalah hardwre, karena hampir semua hardware yang ada sudah menyertakan drivernya. Berbeda dengan di Linux dimana Anda mungkin sering mendengar suatu hardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.

Menangani Crash
Linux secara umum terlihat sebagai sistem operasi yang stabil. Dan jika Anda membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Untuk Windows XP – jika Anda mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – juga akan cukup stabil.
Dan seperti halnya dengan Windows, suatu saat Anda juga akan menemui masalah di Linux. Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atau hang bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta dari kehidupan di dunia komputer.
Sekalipun demikian ada beberapa perbedaan di Windows dan Linux. Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan Anda dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah.
Dan jika sistem grafis yang terkunci, Anda bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Anda juga mempunyai pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti Anda tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

Partisi Harddisk
Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt merupakan tempat untuk Anda mengakses semua media yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.
Belakangan KDE telah mempermudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager Konqueror.

Penamaan File
Linux menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “” yang biasa digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file “Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Anda mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Anda mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.
Kemudahan dan Keamanan
Anda mungkin sudah mengetahui, bahwa sebagai user biasa (bukan Root) Anda tidak bisa menulis file di sembarang folder. User biasa hanya memiliki akses tulis di folder home mereka. Sebagai user biasa, Anda tidak akan bisa mengubah bagian penting dari sistem Linux. Ini memang terkesan terlalu membatasi dan merepotkan, tetapi cara ini jauh lebih aman, karena hanya orang tertentu yang mempunyai akses Root saja yang bisa menyentuh sistem. Bahkan viruspun tidak bisa dengan mudah menyentuh sistem Linux. Itu sebabnya Anda tidak banyak mendengar adanya virus di Linux.
Hal ini berbeda jauh dengan Windows yang sangat rentan dengan virus. Ini terjadi karena user biasa di Windows juga sekaligus mempunyai hak sebagai administrator. Kebanyakan pemakai Windows tidak mengetahui hal ini, sehingga sistem mereka sangat rentan dengan serangan virus. Windows Vista sekarang telah mengadopsi sistem sekuriti Linux ini.

Defrag
Di Windows, Anda mungkin sering menemui masalah menurunnya kecepatan Windows. Salah satu penyebab biasanya adalah file-file di harddisk yang sudah tidak tersusun rapi lagi. itu sebabnya Anda disarankan untuk menggunakan program Defrag.
Di Linux Anda tidak akan menemukan program untuk men-defrag harddisk. Anda tidak perlu melakukan defragment di harddisk Linux! Sistem file Linux yang menangani semuanya ini secara otomatis. Namun jika harddisk Anda sudah terisi sampai 99% Anda akan mendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Anda memiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Anda tidak akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.

Sistem File
Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari Windows NT/2000/XP). Anda bisa membaca dan bahkan menyimpan file di sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux.
Seperti halnya Windows, Linux memiliki beberapa macam file sistem, diantaranya ReiserFS atau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.

3D Desktop
Teknologi yang nampaknya akan dihadirkan di sistem operasi terbaru adalah 3D Desktop. Windows mengawalinya di Windows Vista dengan menyediakan fitur 3D Flip. tidak lama kemudian Linux menyediakan fitur 3D Desktop yang jauh lebih lengkap, seperti 3D Flip, 3D Cube, 3D Ring, dll.
Di Vista, fitur 3D kurang populer karena membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Berbeda jauh dengan Linux yang mampu menjalankan fitur 3D Desktop pada komputer dengan spesifikasi yang sangat rendah. Linux yang dari awal terkenal di sisi server, sekarang sudah menunjukkan kebolehannya di sisi dekstop dengan mengungguli Windows dalam hal 3D Desktop.

Jumat, 21 Oktober 2011

Perintah Dasar Linux

Jika kamu menginstall X-Windows, maka kamu akan memiliki pilihan-pilihan untuk mengklik icon-icon yang ada dan mencoba mengetahui apa fungsi dari icon-icon tersebut. Namun bagaimana jika kamu tidak menginstall X-Windows? Kamu akan dihadapkan dengan prompt untuk login. "Apa yang harus saya lakukan setelah login di Linux?" "Bagaimana untuk melihat isi harddisk di dalam Linux?" Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang mungkin paling sering ditanyakan oleh para newbie setelah mereka berhasil menginstall Linux. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk membantu kamu untuk memulai petualangan Linuxmu yang pertama.

Perintah Linux beserta kegunaannya :
  • cd x atau cd /x == masuk ke direktori x
  • cd .. atau cd ../ atau cd/.. == pindah ke direktori satu level di bawah
  • x lalu [tab] [tab] == berguna untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x
  • adduser == untuk menambahkan user baru
  • ls atau dir == untuk melihat isi suatu direktori
  • cat == untuk melihat isi dari suatu file text
  • mv x y == untuk memindahkan atau merename file x ke file y
  • cp x y == untuk mengkopi file x ke file y
  • rm x == untuk menghapus file x
  • mkdir x == untuk membuat direktori x
  • rmdir x == untuk menghapus direktori x
  • rm -r x == untuk menghapus direktori x beserta seluruh isinya
  • rm p == untuk menghapus paket tertentu
  • df atau df x == untuk mengetahui space kosong dalam device x
  • top == untuk mengetahui status memori (tekan q untuk quit)
  • man x == untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah
  • less x == untuk melihat isi dari suatu file text
  • echo x == untuk mencetak isi dari suatu file x ke screen
  • mc == untuk menghidupkan Norton Commander dalam Linux (sangat berguna dan memudahkan bagi newbie)
  • mount == untuk menghidupkan suatu device spt cdrom
  • halt == untuk shutdown
  • reboot atau [ctl + alt + del] == untuk reboot
  • chmod == untuk mengubah permission suatu file
  • ls -l x == untuk melihat isi suatu direktori secara rinci
  • ln -s x y == untuk membuat link dari suatu file x ke file y
  • find x -name y -print == untuk menemukan file y, dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar
  • ps == untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan
  • kill x == untuk mematikan proses x (x adalah PID di dalam ps)
  • [alt] + F1 - F7 == untuk berpindah dari terminal 1 - 7 (ciri khas Linux)
  • lilo == untuk membuat boot disk
  • startx == untuk menjalankan X-Windows
  • [ctl] + [alt] + [backspace] == untuk keluar dari X-Windows jika terjadi trouble
  • [ctl] + [alt] + F1 - F6 == untuk pindah dari satu terminal ke terminal lain dalam X-Windows
  • xf86Config == untuk mengeset X (primitif) dalam text mode
  • Xconfigurator == sama seperti di atas

Suara Hilang Setelah Update Ubuntu 11.04

Pengalaman untuk kedua kalinya saya menggunakan Ubuntu 11.04 suaranya tidak keluar setelah Update dan melakukan reboot. Ini terjadi saat tiba-tiba ubuntu saya tidak muncul suaranya secara tiba-tiba, untuk mengembalikan suara pada Ubuntu 11.04 seperti semula silahkan lakukan langkah-langkah yang sangat sederhana ini agar bisa mengembalikan suara ubuntu yang hilang :

Jalankan code berikut pada terminal :
  1. sudo killall pulseaudio
  2. sudo alsa force-reload
Setelah menjalankan kedua code tersebut dengan sendirinya suara pada PC/Laptop dengan OS Ubuntu 11.04 akan kembali seperti semula. Semoga artikel pendek ini bisa bermanfaat.

Rabu, 05 Oktober 2011

Belajar Sambil Bermain Dengan Komputer

Sering kali kita termenjadi tidak kreatif dan mengajarkan anak-anak untuk menggunakan komputer seperti orang dewasa. Banyak sekolah dasar di Indonesia mengajarkan komputer untuk anak-anak untuk keperluan mengetik, membuat presentasi, menghitung menggunakan spreadsheet yang sebetulnya tidak cocok untuk anak-anak.

Dunia komputer jauh lebih luas daripada sekedar mengetik, membuat presentasi dan menghitung spreadsheet. Pada kesempatan ini akan di jelaskan khususnya untuk sistem operasi Linux, karena memang jauh lebih banyak aplikasi pendidikan yang menarik dan bebas / gratis di Linux di bandingkan di sistem operasi Windows.
Cara Belajar Sambil Bermain
Pengalaman saya dalam belajar sambil bermain. Di awal proses belajar tersebut tampaknya anak tidak mungkin kita lepas sendiri karena kemungkinan tidak tahu arah kemana harus mencari atau menggunakan aplikasi pendidikan.

Sangat di sarankan bahwa anak-anak terutama untuk pra-sekolah dan TK di dampingi oleh guru atau orang tua dalam proses belajar tersebut. Tapi untuk SD, mungkin ada baiknya dibuat suasana kompetisi atau kerjasama kelompok dalam belajar sambil bermain komputer tersebut karena memang software yang ada sangat memungkinkan hal ini terjadi.

Aplikasi Belajar Sambil Bermain
Konsep yang di kembangkan mungkin lebih cocok di sebut belajar sambil bermain. Aplikasi belajar perlu di tambahkan ke Ubuntu yang normal, karena Ubuntu yang normal biasanya belum di instalasi aplikasi untuk belajar ini. Bagi anda yang menggunakan Sabily, yang merupakan turunan Ubuntu, maka anda cukup beruntung karena Sabily sudah menambahkan beberapa aplikasi untuk pendidikan ini ke dalam desktop. Detail tentang cara menambahkan aplikasi pendidikan di Ubuntu akan di jelaskan sesudah ini.

Kumpulan aplikasi pendidikan pada dasarnya dapat di akses melalui dua menu, yaitu :
  • Applications → Education
  • Applications → Games
Sebagian besar memang adanya di Education. Tampak pada gambar adalah menu aplikasi pendidikan yang ada di menu Education.

Aplikasi pendidikan yang ada pada menu Games memang tidak sebanyak pada menu Education karena memang lebih banyak Games di situ. Salah satu Games pendidikan yang mungkin akan menarik untuk di lirik adalah:
  • Tux Math
  • Tux Typing
Walaupun bentuknya game, tapi menarik untuk digunakan untuk pendidikan.

Contoh Software Pendidikan untuk Pra-Sekolah & TK
Salah satu aplikasi paling klasik untuk pendidikan pra-sekolah adalah Tux Paint. Tux Paint pada dasarnya adalah aplikasi untuk menggambar. Bedanya dengan Paint Brush di Windows, Tux Paint sudah di lengkapi dengan banyak fasilitas yang membuat menggambar menjadi sangat menyenangkan. Salah satu yang mungkin akan membuat anak-anak menjadi suka adalah fasilitas Stamp. Menggunakan fasilitas Stamp Tux Paint menyediakan gambar-gambar yang sudah jadi, tentang Hewan, topi, pesawat dan banyak lagi. Yang menariknya lagi, pada saat anak mengklik salah satu gambar hewan tersebut maka Tux Paint akan mengeluarkan bunyi suara hewan yang di maksud. Jadi anak-anak menjadi tahu bentuk, gambar dan suara hewan tersebut.

Cara menggunakan Tux Paint sangat mudah sekali, mungkin yang perlu di arahkan adalah kreatifitas anak dalam berkarya menggambarkan dan memvisualisasikan apa yang ada di benak mereka dalam bentuk gambar-gambar.

Contoh Software Pendidikan untuk SD
Tux Math barangkali software paling klasik untuk pelajaran matematika di SD. Berbeda dengan proses belajar yang lain yang lebih banyak berupa latihan (drill). Tux Math berbentuk game, anak-anak akan di ajak untuk berlomba-lomba menjawab / mengisi angka dari pertanyaan matematika. Jika gagal beberapa kali menjawab pertanyaan maka “meteor” yang berisi pertanyaan akan menghancurkan Iglo tempat Pinguin mengamankan diri dan akhirnya akan hancur. Mereka yang dapat secara cepat menjawab pertanyaan akan memperoleh skor yang paling tinggi dan jadi pemenang.

Game seperti ini akan menjadi menarik karena di suasana kompetisi sangat terasa. Ada beberapa tingkat kesulitan yang di tawarkan oleh Tux Math, mulai dari yang sangat sederhana seperti tambah kurang, hingga tingkat yang lebih rumit seperti kali bagi hingga jawaban minus.

Untuk menambah tegang suasana Tux Math juga mengeluarkan suara / musik yang akan terasa jika komputer di sambungkan ke Speaker.
Kumpulan software aplikasi yang tidak kalah menarik bagi anak-anak SD adalah Gcompris yang berisi sangat banyak game untuk mendidik anak. Game yang ada membantu akan dalam berhitung, membaca dan aktifitas motorik anak, mengenali keyboard, mengenali mouse dan masih banyak lagi. Sambil bermain. Bahkan anak saya sampai kelas 3 SD sangat suka dengan game ini.


Contoh Software Pendidikan untuk SMP
Untuk SMP dan juga untuk SD, barangkali Marble akan menjadi sangat menarik. Marble adalah aplikasi yang menggambarkan Bola Dunia. Kita dapat berjalan-kalan di bola dunia dan mencari tempat-tempat yang menarik.

Marble mempunyai fasilitas untuk memutar Bola Dunia, men-Zoom supaya lebih jelas dan masih banyak lagi. Dengan demikian kita dapat melihat posisi tempat dengan lebih detail.
Jika tersambung komputer yang kita gunakan tersambung ke Internet, Marble mempunyai fasilitas yang lebih lengkap untuk memperoleh informasi tentang tempat yang kita inginkan. Dalam contoh di perlihatkan informasi tentang Kota Bandung yang di peroleh Marble dari Wikipedia.

Contoh software pendidikan lain yang tidak kalah menarik untuk tingkat SMP adalah Kstar atau Stellarium. Kedua software ini lebih di fokuskan pada dunia astronomi / bintang.

Yang menarik dari software Kstar, jika komputer yang kita gunakan tersambung ke Internet dengan kecepatan tinggi, maka kita dapat mencari gambar-gambar bintang, bulan dan planet yang ada di tata surya dari hasil jepretan kamera milik NASA atau observatorium yang di dunia.

Tampak pada gambar adalah foto dari Crab Nebula yang di ambil oleh Hubble Space Telescope yang di operasikan oleh STScl untuk NASA. Gambar ini di ambil menggunakan Kstar yang tersambung ke Internet. Kita pada dasarnya dapat dengan mudah mengambil banyak sekali gambar-gambar bintang yang mungkin tidak kita kenali di pelajaran sekolah yang normal.
Disini kita bisa banyak belajar tentang kebesaran Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya.














Contoh Software Pendidikan untuk SMA
Untuk tingkat SMA jika di gali akan sangat banyak software yang akan membantu pendidikan di SMA. Salah satu yang mungkin akan memecahkan momok pelajaran SMA adalah tabel periodik pelajaran Kimia. Software aplikasi Kalsium akan sangat membantu dalam memecahkan masalah tersebut.

Di Kalium pun terdapat fasilitas untuk memecahkan persamaan Kimia sehingga dengan mudah kita dapat mengetahui apa yang harusnya terjadi.

Salah satu yang menarik adalah jika kita mengganti legenda / skema dari kalsium agar di perlihatkan aplikasi masing-masing unsur kimia di kehidupan sehari-hari seperti tampak pada gambar.


Minggu, 28 Agustus 2011

Install Google Earth di Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

"Bagaimana menginstal Google Earth di Ubuntu" adalah salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan. Kebanyakan mencoba untuk mencari Google Earth di Ubuntu Software Center dan mendapatkan GoogleEarth-package. Jelas, yang tidak sesuai dengan apa yang Anda cari. Berikut adalah bagaimana Anda menginstal Google Earth di Ubuntu 11.04 Natty Narwhal dengan cara yang benar.

Anda perlu menginstal paket berikut di Ubuntu pertama-tama. Buka Terminal dan copy paste perintah berikut.

sudo apt-get install googleearth-package lsb-core

Sekarang, membuat paket Google Earth.

sudo make-googleearth-package --force

Selesai. Paket Google Earth DEB terbaru sekarang akan didownload ke sistem anda. Yang digunakan googleearth_6.0.3.2197 +0.6.0-1_i386.deb dan biasanya akan tersedia dalam partisi Home Anda. Penomoran bisa berubah tergantung pada versi download pada saat itu. Cukup Klik ganda untuk menginstalnya.

Atau jika klik ganda tidak bekerja, lakukan langkah berikut di Terminal.

sudo dpkg -i /PATH/TO/googleearth_6.0.3.2197+0.6.0-1_i386.deb


Ganti /PATH/TO/ dengan lokasi Paket Google Earth DEB di Ubuntu Anda.

Selesai. Google Earth kini berhasil diinstal di Ubuntu 11.04 Natty Narwhal.

Jumat, 03 Juni 2011

ISO Linux Kharisma

Kharisma is the development of Linux distributions from Ubuntu 10.04 LTS is modified by Mr Diki as Linux developer Kharisma, Kharisma Linux distributions is made with blue design that is minimalist and simple, so that the distributions are very light in use.
Kharisma is a Linux distro named by the name of Kharisma 2:04 Laksana using 2.6.32-22 generic kernel using Gnome 2:30.
Charisma is a Linux distro already installed multimedia, office applications, web browsing, and application to programming + codec for multimedia so no need to update just to play the multimedia player.
Besides it looks adorable with a beautiful blue color, this lightweight linux charisma and not heavy to use on the computer specifications that speknya less good, even compiz applications can be installed here.
In addition to campus STMIK karawang charisma, the Ministry of Religious Affairs was already wearing disro Falkirk Linux Kharisma this after the workshop sponsored by the Ministry of Religious Falkirk, STMIK KHARISMA KARAWANG, AND LINUX COMMUNITY KHARISMA (Climax)
In addition, Linux also penetrated the charisma of this society one orbital WARNET that are on campus next Kertabumi POLTEKES AFFAIRS (cab.Karawang).
We use Linux rather than to make yourself, but learn more about the logics on the computer.
For those who want a Linux distro mecicipi Kharisma Falkirk Can Download Here I took the link http://belajarinternetsehat.org/iso/stmikkharisma
Create Thank You Mr. Onno W. Purbo Which Linux distributions have been willing Uploading STMIK KHARISMA KARAWANG.

To download please klik Here